Guru Menghukum dengan Roda Kesialan

8322_6800__ilus-JAGAT

”INOVASI” seorang guru di The Stevenson High School, Washington, Amerika Serikat, menimbulkan kecaman. Sebab, hukuman untuk murid itu ditentukan dengan cara undian. Murid yang disetrap diminta memutar roda –disebut Wheel of Misfortune alias Roda Kesialan– untuk menentukan hukuman.

Salah seorang korbannya adalah Zoey Zapfe, 15. Pekan lalu dia tertimpa kesialan. Gara-gara mengunyah permen karet, siswi itu diharuskan memutar Roda Kesialan. Benar-benar sial, hukumannya begitu berat.

Zoey kudu duduk di bangku khusus di depan kelas dan dilempari bola karet oleh seisi kelas. Tak pelak, dia harus menutupi wajahnya dengan buku.

Lantaran banyak orang tua yang tidak terima, polisi turun tangan dengan menyelidiki guru sains tersebut. Pengawas independen juga turun tangan. Tapi, dalam rilisnya, mereka menyebut hukuman itu bertujuan baik meskipun sedikit tidak pantas. Sang guru pun disebut-sebut tidak bertujuan mempermalukan, mengintimidasi, apalagi menyakiti siswa.

Namun, Zoey, sang siswi, telanjur ngambek. Dia dan orang tuanya terus bersuara kepada media. ”Semoga guru itu dipecat. Hukuman tersebut sudah sangat mempermalukan saya,” kata Zoey kepada  salah satu media lokal. (Reuters/c11/dos)