Guru Honorer SD Korban Jambret

AKBP Deddy Nata SIK

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Meskipun sebelumnya pelaku penjambretan sudah banyak dibekuk Polisi, bukan berarti aksi penjambretan di wilayah Bengkulu Selatan (BS) tidak ada lagi. Pasalnya akan ada pelaku lainnya yang beraksi.

Terbukti, Sabtu (14/3) siang, Elsi Alpiana (35) warga Desa Talang Padang, Pino Raya telah menjadi korban jambret. Akibatnya honorer di SDN 85 BS tersebut terpaksa kehilangan Surat keputusan (SK) honorer yang ditandatangani Bupati BS, kemudian 1 unit HP jenis Oppo, uang tunai Rp 150 ribu, KTP, kartu BPJS, kartu NUPTK, hingga kartu tes PPS. Atas kejadian tersebut,korban melapor ke mapolsek Kota Manna.

Kapolres BS, AKBP Deddy Nata SIK melalui kapolsek Kota Manna, Iptu M Rifai mengatakan aksi jambret yang dialami korban, Sabtu (14/3) sekitar pukul 13.30 Wib di jalan Raya Padang Panjang, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan, Padang Panjang, Kota Manna.

“ korban sudah melapor, saat ini pelakunya sedang kami selidiki,” ujarnya.

Dijelaskan Rifai, sebagaimana laporan korban, aksi penjambretan yang dialami korban berawal saat itu Sabtu pagi korban ke Gedung pemuda di jalan dua jalur jalan Sudirman, Kota Manna untuk mengambil SK honorer yang diserahkan Bupati BS, sebelum pulang korban sempat singgah ke pasar ampera untuk berbelanja.

Setelah itu, korban pulang bersama temannya Etri (27) warga Desa Suka Bandung, Pino Raya dengan mengendarai sepeda motor. Adapun tas tersebut disandangnya di pundak. Saat melintasi jalan raya padang panjang, dirinya tidak mengadari ada satu unit sepede motor yang mengikutinya.

Hanya saja, tiba di depan taman makam pahlawan, pengendara sepeda motor jenis Honda Beat warna putih seorang diri,yakni pria kecil kurus dengan umur sekitar 20 tahun. Pelaku memakai baju kemeja warna putih langsung memepet, kemudian langsung menarik tas yang disandang korban.

Saat itu sepeda motor yang dikemudikan korban terjatuh. Korban dan temannya kemudian berteriak minta tolong.Hanya saja waktu itu di lokasi sedang sepi, sehingga kejadian tersebut lambat diketahui warga, sedangkan pelaku langsung kabur ke arah Kota Manna dan jejaknya tidak diketahui lagi setelah berhasil membawa kabur tas korban.

Kemudian Sabtu sore, ada warga yang menemukan tas Korban di lokasi cucian Colombo, dekat sungai Air Manna, Kelurahan kayu Kunyit, Manna. Hanya saja, semua isi tas tersebut sudah tidak ada lagi. Tas ditemukan dalam keadaan kosong.

“Untuk pelaku terus kami buru, bagi yang mengetahui pria seperti cirri-ciri yang disebutkan korban segera laporkan ke kami agar bisa segera kami bekuk,” terang M Rifai. (369)