Guru Honorer K2 Mukomuko Datangi DPRD

MUKOMUKO, BE – Perwakilan guru honorer kategori dua (K2) didampingi PGRI Mukomuko, mendatangi Gedung DPRD Mukomuko, Kamis (21/1). Mereka menyampaikan tuntutan terakit belum dibayarnya honor mereka selama 3 bulan pada 2020 lalu. Selain itu, juga meminta kejelasan soal perpanjangan SK honor para guru dan kenaikan upah berdasarkan keputusan Gubernur.

Pengurus PGRI Kabupaten Mukomuko Arianto menyampaikan, para guru K2 yang masih bertugas hingga saat ini butuh makan dan butuh biaya untuk keperluan keluarganya.

“Guru honorer berharap honor ada solusi untuk pembayarannya. Terkait perpanjangan SK para guru, jika tidak menyalahi aturan mohon diperpanjang dan yang hadir ini banyak K2 yang belum di angkat CPNS. Jika ada regulasinya diharapkan tenaga guru ini diangkat PNS,” harapnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Mukomuko Wisnu Hadi didampingi Anggota komisi Suwarno, Mustadin, Safa’at dan Roni Pasla mengaku siap memfasilitasi untuk berdiskusia ntara guru dengan pihak terkait. Ia juga menyampaikan, Kabupaten Mukomuko masih sangat membutuhkan para tenaga guru untuk kemajuandunia pendidikan.

“Tanpa guru, dunia pendidikan akan lumpuh. Apalagi, sekolah di pelosok desa, hanya Kepala Sekolahnya saja yang PNS.

”Aspirasi para guru ini akan kami bantu untuk memfasilitasi dengan OPD terkait. Baik mengenai masalah honor, perpanjangan SK, termasuk upaya pengangkatan menjadi PNS,” katanya.

Terkait untuk honor, kata Wisnu, telah dianggarkan di APBD tahun 2020 lalu. Karena Mukomuko ada kegiatan gagal bayar di tahun2019, maka honor para guru tak terbayarkan.

“Dewan siap fasilitasi. Mudah-mudahan ada solusi yang terbaik,” ungkapnya. (900)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*