Guru Honorer Diminta Sabar

BENGKULU, BE – Terkait tuntutan para guru honorer SDN 09 dan SMPN 13 Kota Bengkulu, ingin mendapatkan Surat Keputusan (SK) sebagai legalitas mereka mengajar. Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu Nopri W Aksa meminta para guru untuk bersabar. Saat ini Disdik masih memproses SK tersebut, agar tidak bertentangan dengan aturan sehingga tidak terjadi masalah dikemudian hari.

“Paska beredarnya surat pengunduran diri honorer. Kita (Disdik) sudah melakukan pertemuan dan mendudukkan perkaranya, termasuk mengenai gaji dan SK,” kata Sekretaris Disdik Kota Bengkulu, Nopri W Aksa pada BE.

Nopri menegaskan, Pemerintah kota Bengkulu tidak tinggal diam. Telah mengalokasikan anggaran untuk kesejahteraan tenaga honorer tersebut melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Hanya saja, selain pengusulan dalam APBD-P, proses verifikasi setelah APBD-P oleh pemerintah provinsi pun memakan waktu sehingga memerlukan waktu tidak sebentar. Proses inilah yang menyebabkan pembayaran gaji honorer tersebut tersendat.

“Dengan telah disahkannya APBD Perubahan ini. Sekaligus menjawab atas keresahan para tenaga honorer yang selama ini sempat tersendat pembayaranya,” bebernya,

Pemerintah kota, kata Nopri, sudah sangat memperhatikan kesejahteraan para tenaga honorernya. Pengalokasian anggaran tersebut sebagai bentuk perhatian, penghargaan pemerintah terhadap guru honorer di sekolah berbasis religius.

“Dengan kabar tersebut guru diharapkan tetap melaksanakan tugasnya mengajar dengan semangar dalam mencerdaskan anak bangsa,” tutupnya. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*