Guru Honorer di Kota Bengkulu juga Dapat Kuota Internet Gratis

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu Dra Rosmayetti MM
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu Dra Rosmayetti MM

BENGKULU, BE – Saat ini seluruh sekolah di Kota Bengkulu, masih melakukan proses input data nomor telepon siswa dan guru dalam data pokok pendidik. Dengan harapan data yang terinput nantinya mendapatkan kucuran kuota gratis sebesar 35 Gb untuk siswa dan 42 GB untuk guru. Menariknya, pemberian kuota internet gratis ini tidak hanya diberikan pada guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja, namun juga diberikan pada guru berstatus honorer.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bengkulu Dra Rosmayetti MM menegaskan, ”Kuota internet gratis juga akan diberikan pada guru honorer, syaratnya guru bersangkutan terdaftar dalam dapodik (data pokok pendidikan).”

Saat ini seluruh satuan pendidikan baik tingkat SD maupun SMP jangan lengah dalam proses input data nomor telepon siswa. Karena, jika ada siswa yang tidak terinput dalam dapodik, maka sepenuhnya menjadi tanggungjawab sekolah.

“Saya minta operator sekolah bekerja ekstra. Input nomor telepon siswa ini murni dari dapodik, jika ada siswa yang tidak terinput, maka bukan menjadi kewenangan Disdik, ” tegas Rosmayetti disela-sela pembukaan workshop di SDIT IQRA’1 Kota Bengkulu Rabu (2/9).

Dikatakan Rosmayetti, sejak diberlakukan pembelajaran dalam jaringan, Disdik belum memiliki data final persentasi siswa yang memiliki telepon ataukah menggunakan telepon dari orang tuanya. Jadi persentase siswa belajar daring belum diketahui.

Selanjutnya, selain Daring Pemerintah Kota Bengkulu, juga memberikan opsi pembelajaran luar jaringan/offline dengan studi club. Opsi ini diberikan pada siswa yang tidak memiliki android, untuk itu kita minta sekolah segera menuntaskan penginputan datanya dan menyampaikannya ke Disdik, karena juga akan menjadi pelaporan secara tersendiri dari Disdik ke Kemdikbud. pusat.

“Kuota internet ini langsung dikirim pemerintah pusat ke nomor telepon siswa yang terdaftar di dapodik. Maka jika tidak menginput ke dapodik tentu mereka tidak mendapatkan kuota internet gratis ini, tetapi siswa tetap bisa mengakses pembelajaran sesuai kebutuhan,” bebernya. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*