Guru Cueki Upacara HGN

Upacara Hari Guru Nasional di Seluma. Guru Asyik Ngobrol, duduk, saling colet dan neleponTAIS, BE- Upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari PGRI ke 67 tahun 2012 di halaman kantor bupati Seluma kemarin (22) seru dan gaduh. Pasalnya, seribu lebih guru mengikuti upacara tersebut. Ironisnya ketika upacara berlangsung guru yang berbaris malah nampak asyik ngobrol, teleponan hingga duduk-duduk. Hal tersebut menjadi tak mencerminkan perilaku pendidik.

Pantauan BE, upacara dengan pembina upacara Sekkab Seluma Drs H Mulkan Tajudin MM mulanya berjalan dengan tertib dan khusuk. Sampai pada sesi pengibaran bendera merah putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, seribu guru itu nampak begitu tertib dan khidmad. Namun, ketika masuk sesi pidato amanat yang dibacakan Sekkab Mulkan, mulai pemandangan miris terjadi di dalam barisan, terutama pada bagian belakang.

Seakan siswa nakal, sebagian guru terlihat ada yang saling colet, cekikikan, hingga asyik ngobrol satu sama lainnya. Sebagian lainnya, terlihat nyaman duduk dan jongkok di dalam barisan. Bahkan beberapa orang juga terlihat menelpon dan mengangkat telepon dari telepon selulur yang dibawa guru ke dalam barisan itu. Sayangnya, tak teridentifikasi secara jelas sebagian guru yang merusak suasana khidmadnya upacara itu.

“Kalau sudah banyak begini dan cuacanya juga panas. Memang seperti inilah, gaduh,” ungkap salah seorang guru usai mengikuti upacara dari pukul 09.00 WIB sampai 10.00 WIB itu yang meminta namanya tak disebutkan.

Sementara itu, Sekkab Mulkan tak menggubris suasana gaduh di barisan belakang itu. Dalam pidatonya, Mulkan menuturkan jika Pemkab Seluma selama ini terus memberikan perhatian lebih kepada kaum guru. Bahkan, perhatian terhadap hak-hak guru selalu didahulukan dibanding dengan persoalan lain. “Perhatian kita kepada guru begitu besar, mungkin lebih dari hal lain,” katanya. Lebih lanjut, Mulkan mengatakan, pihaknya berjanji akan memberikan 1 unit mobil dinas operasional PGRI Seluma pada tahun anggaran 2013 mendatang. (444)