Gudang Terbakar, 29 Mobil Ludes

RIO-GUDANG MOBIL TARIKAN PD PANCA MOTOR TERBAKAR (1)

BENGKULU, BE – Warga jalan Kapten P Tandean, Kelurahan Jalan Gedang, Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu mendadak heboh. Sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (24/9) kemarin sebuah gudang mobil mililk dealer PD Panca Motor ludes dilalap api.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, hanya saja sebanyak 29 unit mobil bekas berbagai jenis hasil sitaan dari konsumen ludes terbakar. Belum diketahui penyebab timbulnya api serta besaran kerugian, meski begitu diduga sementara percikan api berasal dari konsleting kabel listrik yang tersambung di dalam gudang tersebut.
Ditemui di lokasi kejadian, salah seorang karyawan Panca Motor, Jumhari (26), menjelaskan bahwa saat kejadian dealer memang sedang dalam keadaan kosong. Sebab, Mezi, salah seorang karyawan yang bertugas untuk menjaga, sedang pulang ke rumahnya. “Saat kejadian memang sedang tak ada yang menjaga,” terang Jumhari.
Selanjutnya, kata Jumhari, ia tak mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Pun begitu, diduga sementara api berasal dari konsleting listrik didalam gudang.
“Saat itu saya sedang berada di depan dan melihat ada kepulan asap dari bagian tengah gudang. Sepertinya api terjadi karena ada konsleting,” tambah Jumhari.
Data terhimpun BE, melihat kobaran api dan kepulan asap hitam membumbung tinggi, warga sekitar langsung ramai mendatangi tempat kejadian untuk berusaha membantu. Tak hanya itu, dalam upaya memadamkan api ini, sebanyak 9 unit mobil PBK diterjunkan guna mencegah api menyambar ke Hotel Wedika yang berada tepat disebelahnya.
“Tadi (kemarin,red) kami mendapat kabar bahwa terjadi kebaran besar. Mendapatkan informasi ini, kami langsung menurunkan 9 mobil PBK untuk memadamkan api,” kata kepala PBK Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi.

 Rumah Kakanwil Terbakar
Seperti halnya yang terjadi pada gudang Panca Motor, peristiwa serupa juga dialami mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Pendidikan Provinsi Bengkulu, Drs H Saropah Japri (70), sekira pukul 08.30 WIB, Rabu (23/9) pagi. Diduga karena konsleting, rumahnya yang berlokasi di jalan P Natadirja RT 22 RW 4, Blok A, Kelurahan Jalan Gedang Permai juga terbakar.
Beruntung, warga sekitar serta 5 unit mobil PBK Bengkulu bergerak cepat sehingga api segera dapat dipadamkan sebelum akhirnya melalap seisi rumah.
“Saat itu saya sedang berada di kamar mandi. Untung ada anak-anak SMPN 18 yang melihat asap langsung mendatang rumah dan berusaha memadamkan api. Alhamdulillah ada anak-anak sekolah,” singkat Saropah.(135)