Gubernur Tinjau Jembatan Lubuk Pendam

gubernurBENTENG, BE – Sejak awal dilantik menjadi Gubernur Bengkulu defenitif, H Junaidi Hamsyah SAg MPd terus memprioritaskan pembangunan serta perbaikan jalan dan jembatan. Kemarin siang, Gubernur meninjau persiapan perbaikan jembatanĀ  penghubung Desa yang terletak di Desa Lubuk Pendam Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).
Dalam tinjauannya, Gubernur mendapati jembatan tersebut rusak parah. Kayu-kayu banyak terlepas, sehingga membahayakan pengguna jembatan. “EnamĀ  bulan lalu jembatan ini diperbaiki. Menurut pengakuan warga, kerusakan jembatan karena kerap dilewati kendaraan pengangkut bahan material,” kata Gubernur Junaidi.
Gubernur langsung memantau tiap sisi jembatan. Setiap pengendara yang lewat, mengeluhkan kondisi jembatan yang disampaikan langsung kepada Gubernur. Berdasarkan penjelasan Kepala Biro Pembangunan Daerah, perbaikan jembatan sudah menyelesaikan tahap lelang dan dijadwalkan minggu depan mulai dilakukan perbaikan.
Dijelaskannya, jembatan Desa Lubuk Pendam itu tersebut penting bagi perekonomian masyarakat Benteng, khususnya Kecamatan Merigi Sakti dan Pagar Jati. Gubernur sendiri kurang lebih 4 tahun (2000-2004) kerap melewati jembatan itu. Lantaran ia mengajar di MIN di daerah itu, di desa Layang Pekat.
“Masyarakat Merigi Sakti dan Pagar Jati tidak menganggap saya Gubernur, tapi sebagai keluarga dekat. Banyak pesan singkat masyarakat meminta saya masuk kesana mengecek jembatan sambil silaturahim,” ujarnya.
Termasuk jalan mulai Desa Batu Raja Kecamatan Pondok Kubang hingga ke simpang Kroya Kecamatan Pagar Jati, menurut Gubernur juga akan diperbaiki tahun ini. Karena keterbatasan anggaran, maka perbaikan dilakukan bertahap. “Dinas Pekerjaan Umum sudah melakukan survei untuk memperbaiki jembatan ini,” ujarnya.
Gubernur meninjau jembatan masuk dari Desa Tanjung Terdana, Pondok Kubang, Batu Raja, Plajau, Juru Agung, Lubuk Puar, Lubuk Pendam, Simpang Kroya hingga simpang Lubuk Sini. Tiap perjalanannya, Gubernur disambut hangat masyarakat di daerah itu dan menyempatkan singgah dirumah beberapa warga. Salah satunya di rumah tokoh masyarakat Bengkulu Tengah, H M Aziz Malyan. Aziz Melyan mengaku bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan Gubernur Junaidi, yang telah dianggapnya seperti anak sendiri. Menurut Aziz, sejak zaman Presiden Soekarno, daerahnya belum pernah tersentuh pembangunan yang memadai. “Kami penduduk asli di Kecamatan Merigi Sakti dan Pagar Jati berterima kasih kepada Gubernur Junaidi. Sejak beliau menjadi Gubernur, daerah kami ini lebih diperhatikan,” tutupnya. (400)