Gubernur Minta Bupati Samakan Kesejahteraan Kades se-Provinsi Bengkulu

Foto/ Rio BE/ Gubernur Bengkulu bersama bupati se Provinsi Bengkulu membuka rapat kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2020 di gedubg Balai Buntar Kota Bengkulu, Selasa (25/2).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah saat rapat kerja percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa (DD) tahun 2020 di gedung Balai Buntar Kota Bengkulu, Selasa (25/2), menyatakan, siap membantu meningkatkan kesejahteraan kepala desa (Kades) se-Provinsi Bengkulu.

Rohidin berharap implementasi PP No. 11 Tahun 2019 tentang penghasilan kades serta perangkat desa segera dilaksanakan oleh para Bupati se-Provinsi Bengkulu. Dengan adanya standar minimum penghasilan kades dan perangkatnya, maka tidak akan ada lagi kesenjangan antar kabupaten yang ada di Provinsi Bengkulu. Selain juga memberikan rasa adil bagi para Kepala Desa.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah saat memberikan arahan kepada FKPD dan seluruh kepala Desa yang ada di Provinsi Bengkulu

“Saya minta betul kepada para Bupati untuk segera menindaklanjuti itu, karena saya kira tidak sulit bagi kita untuk menerapkan peraturan itu, kita buat standar minimum agar ada keseragaman dari seluruh desa yang ada di Provinsi Bengkulu,” pungkasnya.

Di sisi lain, terkait Rohidin juga meminta kades menggunakan dana desa sesuai dengan peruntukan, demi kesejahteraan masyarakat. “Ketika dana desa sudah masuk ke kas desa, untuk segera dibelanjakan sesuai program yang telah direncanakan. Kades beserta perangkat desa agar segera melaksanakan program di lapangan guna mempercepat pembangunan desa,” ujar mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan itu.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri Boytenjuri berharap Provinsi Bengkulu dapat menjadi percontohan pengelolaan dana desa yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat.

“Kita berharap dengan dana desa yang dikucurkan selama lima tahun ini ada suatu desa percontohan di tingkat nasional dalam pengelolaan dana desa di Provinsi Bengkulu yang bagus dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” tutupnya. (HBN/adv)