Gubernur Launching Program SMK Membangun Desa

Ary/BE
Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah bersama kepala SMKN 3 Rejang Lebong, Ketua DPRD Rejang Lebong dan tamu undangan saat memukul dol tanda launchingnya program SMK Membangunan Desa.

Kolaborasi SMKN 3 RL dengan BUMDes 2 Desa

CURUP, bengkuluekspress.com – Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah melaunching program SMK membangun desa. Program SMK membangun desa tersebut adalah program dari SMKN 3 Rejang Lebong. Kepala SMKN 3 Rejang Lebong, Asep Suparman SPi MPd mengungkapkan program SMK membangun desa tersebut adalah kerjasama antara SMKN 3 Rejang Lebong bersama BUMDes dua desa yaitu Desa Rimbo Recap Kecamatan Curup Selatan dan Desa Air Putih Kali Bandung Kecamatan Selupu Rejang Lebong

“Program ini adalah terobosan kita dari SMK yang memiliki Sumber Daya yang terampil dibidangnya,” terang Asep.

Dijelaskan Asep, dengan adanya program tersebut maka diharapkan bisa membantu tamatan-tamatan SMK di Rejang Lebong khususnya SMKN 3 Rejang Lebong yang tidak bisa melanjutkan pendidikan atau mencari pekerjaan keluar Rejang Lebong. Dimana menurutnya tamatan-tamatan SMK tersebut bisa mengaplikasikan ilmu mereka dengan berkolaborasi dengan BUMDes didesa sekitar tempat tingga mereka. “Saat ini kita sudah menginisiasi dengan BUMDes Rimbo Recap dengan berbagai produknya seperti telur asin, beras harum sedangkan dengan BUMDes Air Putih Kali Bandung yaitu kopi,” paparnya.

Lebih lanjut Asep menjelaskan dalam kerjasama tersebut, para lulusan SMK akan memeliki peran yang berbeda-beda. Seperti lulusan tehnik komputer akan membantu proses penjualan melalui sistem online. Begitu juga dengan jurusan peternakan bisa membangu pengembangan potensi peternakan yang ada disetiap desanya. Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Gubernur Bengkulu juga melaunching layanan belajar bahas Jerman di kampung Inggris yang ada di Desa Rimbo Recap.

Menurut Asep di launchingnya layanan belajar bahasa jerman setelah sebelumnya SMKN 3 Rejang Lebong bekerjasama dengan Bright Education Bandung berhasil mengantarkan alumni SMKN 3 Rejang Lebong mengikuti program Ausbildung di Jerman. Dimana sebelum mengikuti program Ausbildung alumni SMKN 3 Rejang Lebong tersebut mengikuti kursus bahasa Jerman di Bandung. “untuk mempermudah anak-anak kita yang ingin belajar bahasa jerman terutama yang akan mengikuti program Ausbildung, maka kita berupaya untuk membuka program bahasa Jerman di Bengkulu,” terang Asep.

Keinginannya untuk membuka layanan bahasa Jerman di Bengkulu tersebut mendapat sambutan baik dari pemilik Kampung Inggris Rimbo Recap yang juga anggota DPR RI Dapil Bengkulu M Saleh, sehingga akhirnya bisa dibuka layanan di Kampung Inggris Rimbo Recap. Sementara itu, Gubernur Bengkulu Dr drh H Rohidin Mersyah, MMA menyambut baik trobosan yang dilakukan SMKN 3 Rejang Lebong tersebut. Ia berharap apa yang dilakukan SMKN 3 Rejang Lebong tersebut bisa diikuti sekolah-sekolah lain di Provinsi Bengkulu. “Program kolaborasi ini tentunya sangat baik dalam upaya membantu pengembangan potensi yang ada di desa-desa kita,” terang Rohidin.

Sementara itu terkait dengan launching belajar bahasa Jerman, Rohidin mengaku saat ini Pemerintah Provinsi Bengkulu juga telah menganggarkan dalam APBD Provinsi Bengkulu program ausbildung untuk para remaja di Provinsi Bengkulu dengan kuota setiap tahunnya sebanyak 50 orang. Dimana menurutnya untuk gelombang pertama saat ini tengah mengikuti tahap pembekalan di Bandung. “Karena dianggarkan dalam APBD, maka semua biaya mulai dari awal sampai selesai dari Jerman nanti ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu,” sampai gubernur.

Selain program Ausbildung, Rohidin mengaku Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan program magang ke Jepang. Program magang ke Jepang tersebut dengan target satu orang dari setiap desa yang ada di Provinsi Bengkulu. Untuk tahap pertama dari sekitar 100 orang yang mendaftar, yang dinyatakan lulus sebanyak 66 orang. Rohidin berharap dengan adanya program-program ini, maka lima tahun kedepan Bengkulu akan memiliki pemuda-pemuda yang kreatif dan enovatif untuk membangun Bengkulu baik tingkat desa dan kelurahan hingga lebih tinggi lagi. “Kita melaksanakan sejumlah program ini, karena daerah ini akan maju ketika orang-orangnya terdidik,” tegas Gubernur.

Disisi lain, untuk menciptakan masyarakat Bengkulu yang terdidik, selama ini Pemerintah Provinsi Bengkulu telah membantu perguruan tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu untuk mengembangkan perguruan tinggi yang ada tersebut, sehingga semakin membuka peluang anak-anak Bengkulu untuk kuliah. Kegiatan launching layanan bahasa jerman dan kerjasama antara SMK dan desa tersebut dilaksanakan dalam kunjungan kerja Gubernur Bengkulu ke Kabupaten Rejang Lebong. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Rejang Lebong, Mahdi Husen, Direktur Bright Education serta sejumlah tamu undangan lainnya.(251/krn)