Gubernur Launching BPJS

 
Foto Probis BJPS Ketenaga KerjaanBENGKULU, BE- Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd, meluncurkan BPJS yang merupakan transformasi dari PT Jamsostek dan PT Askes di Lapangan Merdeka, bersamaan denan Ihtghotsah akhir tahun (31/12).
Gubernur menekankan, BPJS hendaknya benar-benar memberikan manfaat khususnya dalam hal jaminan kesehatan yang menjadi hak peserta. BPJS harus mengaplikasikan sebagai program kesehatan perorangan yang mencakup pelayanan preventif, kuratif, dan rehabilitatif, serta pelayanan obat.
Lewat BPJS, kata Junaidi, masyarakat akan memperoleh sistem pelayanan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama, yang jika kemudian diperlukan atau atas indikasi medis pasien bisa langsung dirujuk ke fasilitas rujukan di rumah sakit provider.
Dalam program ini, masyarakat harus melalui prosedur berobat ke dokter atau klinik terdekat lebih dahulu, sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit jika memang diagnosis mewajibkan perawatan lebih lanjut.

Junaidi mengingatkan, BPJS sebagai pihak penyelenggara harus memiliki data akurat kepesertaan. Apalagi di tahap awal ini, peserta BPJS kesehatan lebih didominasi masyarakat miskin. Jika data kepesertaan lemah, Junaidi  khawatir akan membuka peluang munculnya keriuhan di lapangan.
“Jangan ada lagi rakyat miskin yang tidak bisa berobat, diharapkan ke depan Indonesia menjadi negara terbesar yang memiliki jaminan kesehatan dan di akhir tahun 2014 akan ada 121,6 juta penduduk dinaungi oleh satu sistem jaminan sosial,” sebutnya.
Launching BPJS dilakukan dengan meriah ditandai dengan pelepasan balon, dan disaksikan ratusan masyarakat. “Dengan resmi dilouncingnya BPJS ketenagaKerjaan ini diharapkan tenaga kerja di Provinsi Bengkulu akan terlindungi dengan baik. sehingga akan membuat nyaman tenaga kerja tersebut dalam bekerja,” ujarnya.
selain itu saya berharap agar semua perusahaan di provinsi Bengkulu untuk segera mendaftarkan seluruh tenaga kerjanya, agar masuk dalam program BPJS.
Disisi lain Kacab PT Jamsostek Bengkulu Masri,S.Sos mengatakan, PT.Jamsostek (Persero) resmi bertransformasi menjadi ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) KetenagaKerjaan dan akan beroperasi terhitung 1 Januari 2014. BPJS Ketenaga kerjaan nantinya menyelenggarakan empat jaminan sosial, yaitu kecelakaan kerja, kematian, pensiun, dan hari tua. Saat ini anggota BPJS Ketenaga Kerjaan Bengkulu sekitar 700 ribu. “untuk target tahun 2015 besok sekitar satu juta tenaga kerja ikut anggota BPJS Ketenaga kerjaan, tutup haris.(Cik5/Prw)