Gubernur Komitmen Sejahterakan GTT dan PTT

Gubernur Bengkulu saat menyerahkan SK GTT dan PTT di SMKn 4 Rejang Lebong Rabu (11/3) siang kemarin.

CURUP, Bengkulu E kspress– Gubernur Bengkulu, Dr drh H Rohidin Mersyah, MMA menyatakan komitmennya untuk mensejahterakan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ada di provinsi Bengkulu.

Dimana menurut Gubernur, bila selama ini gaji yang diberikan kepada GTT dan PTT di Provinsi Bengkulu tersebut baru Rp 1 juta.

Pihaknya akan berkomitmen memberikan honor sesuai dengan UMP yaitu sebesar Rp 2,2 juta.”Kita berkomitmen untuk memberikan honor bagi GTT dan PTT ini sesuai dengan UMP yaitu sebesar Rp 2,2 juta,” sampai Rohidin usai penyerahan SK GTT dan PTT tingkat SMA/SMK se Kabupaten Rejang Lebong yang dipusatkan di SMKN 4 Rejang Lebong, Rabu (11/3) siang kemarin.

Hanya saja menurut Rohidin meningkatan gaji untuk GTT dan PTT di provinsi Bengkulu tersebut harus dilakukan secara bertahap dan berjenjang.

sebagai mana yang dilakukan pemerintah Provinsi Bengkulu kepada honorer dinas instansi, dimana menurut gubernur untuk honor para honorer dinas intansi dilingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini sudah mencapai Rp 2 juta.

“kalau untuk dinas intansi ini awalnya memang sudah ada honornya, sehingga kita melakukan peningkatan menjadi Rp 2 juta.

sedangkan untuk GTT dan PTT, kita anggap belum ada sama sekali karena setiap bulannya hanya diberi Rp 100 sampai Rp 300 ribu berdasarkan kemampuan sekolah, sehingga untuk tahap awal ini kita berikan Rp 1 juta,” terang Rohidin.

Selain menerima honor atau gaji bulanan sebesar Rp 1 juta, para GTT dan PTT juga akan menerima penghasilan tambahan berupa gaji ke-13 dan gaji ke-14 yaitu tunjangan hari raya masing-masing sebesar satu bulan gaji.

Lebih lanjut Gubernur mengungkapkan total anggaran yang disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk membayar gaji GTT dan PTT serta honorer dinas intansi dilingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu mencapai Rp 95 miliar.

Menurut Rohidin hal tersebut, tidak menjadi masalah mengingat uang tersebut nantinya akan berputar di Provinsi Bengkulu dan membangkitkan perekonomian Bengkulu.”Uang untuk GTT, PTT dan honorer dinas intansi ini akan menggerakkan perekonomian Bengkulu.

karena dengan uang tersebut maka pasti digunakan untuk belanja di Bengkulu bukan untuk belanja ke kota-kota lain,” terang Rohidin.

Selain itu, menurut Rohidin, meskipun anggaran untuk gaji GTT, PTT dan honorer dinas instansi tersebut cukup besar, namun menurutnya tidak menghambat pembangunan fisik yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Rohidin mencontohkan beberapa pembangunan fisik telah dilaksanakan mulai dari renovasi sejumlah bangunan di Kota Bengkulu, hingga pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Rejang Lebong salah satunya jalan yang menghubungkan Kecamatan Sindang Kelingi dan Kecamatan Sindang Dataran yang sudah dihotmix.

“kita targetkan seluruh pembangunan fisik khususnya jalan akan selesai dalam waktu dekat ini sehingga dananya bisa kita alihkan ke program-program lain salah satunya untuk kesejahteraan pegawai honorer kita,” ungkap Gubernur.

Disisi lain, Gubernur juga mengungkapkan hingga saat ini Pemerintah Provinsi Bengkulu belum memiliki rencana menambah kuota untuk GTT dan PTT yang ada di Provinsi Bengkulu. Namun menurutnya bila ada sekolah yang membutuhkan guru-guru tenaga ahli tertentu maka bisa saja mereka nanti dimasukkan ke tambahan.

Namun berdasarkan kajian dari Pemerintah Provinsi Bengkulu dan bukan sembarang dimasukkan oleh kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu R Wahyu DP SH MSi mengungkapkan Pemerintah Provinsi Bengkulu selama kepemimpinan Gubernur Rohidin Mersyah sudah menunjukkan komitmennya dalam mensejahterakan GTT dan PTT.”untuk Kabupaten Rejang Lebong sendiri ada 389 GTT dan PTT yang tersebar dalam 14 SMA Negeri dan 4 SMA Swasta, 7 SMK Negeri dan SMK Swasta dan 1 SLB,” terang Wahyu. (251)