Gubernur Gandeng Imam dan Khatib

IMG_7647

BENGKULU, BE – Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah SAg MPd kemarin siang (21/8) menggelar pertemuan dengan perwakilan imam dan khatib dari kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, yang digelar di Gedung Daerah atau kediaman dinas gubernur.
Setidaknya ada 63 imam dan khatib yang hadir dalam pertemuan itu, dengan rincian dari Kabupaten Mukomuko 10 orang, Kaur 4 orang, Lebong 7 orang, Bengkulu Utara (BU) 6 orang, Seluma 2 orang, Kepahiang 9 orang, dan Bengkulu 16 orang. Sebelumnya, para imam dan khatib tersebut diberikan pelatihan yang bertempat di Rafles City Hotel, Pantai Panjang Bengkulu.
Dalam kesempatan itu, Junaidi menyatakan bahwa pertemuan tersebut selain untuk menjalin silaturahmi, juga adanya keinginan gubernur untuk menjalin kerjasama yang solid untuk membangun Provinsi Bengkulu ini.
Karena menurutnya, untuk membangun tidak cukup hanya membangun infrastrukturnya saja, melainkan akhlak dan spiritual masyarakat juga harus mendapatkan porsi yang sama.
“Saya ingin pembangunan di Bengkulu seimbang antara fisik dengan non fisik, karena itu saya meminta pada imam dan khotib itu bisa membantu melakukan pembangunan non fisik, yakni pembangunan di bidang spritual terhadap masyarakat yang ada di daerahnya masing-masing,” urainya.
Menurutnya, pada zaman sekarang ini antara pembangunan infrastruktur dengan non fisik sama-sama dibutuhkan, karena pembangunan tidak akan bertahan lama jika manusianya tidak ikut dibangun.
“Kita tahu bahwa belakangan kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, baik dilakukan oleh anggota keluarga sendiri maupun dilakukan oleh orang lain. Itu menunjukkan pembangunan moral, akhlak dan budi pekerti sangat dibutuhkan, dan orang yang bisa melakukan pembangunan
itu adalah para imam dan khatib ini,” paparnya.
Karena itu, ia berkomitmen untuk terus melakukan melakukan pembekalan dan pelatihan terhadap imam dan khatib se-Provinsi Bengkulu secara bergantian atau bertahap.  “Ini merupakan angkatan yang kelima, akan ada angkatan selanjutnya,” tukasnya. (400)