Gubernur Ekspos Potensi Bengkulu, Dihadapan Sekjen Asean China Center

BENGKULU, BE – Gubernur Bengkulu, H Junaidi Hamsyah, kemarin sore mendapat undangan dari Asean China Center dan pengusaha Tiongkok untuk memaparkan potensi Provinsi Bengkulu.  Kegiatan tersebut diselenggarakan di Hotel Novotel Bogor pukul 16.00 SIB sore kemarin, yang dihadiri Sekjen Asean China Center, kedutaan besar (Dubes) Indonesia di China, walikota Bogor, walikota Tual, dan sejumlah pengusaha asal Tiongkok yang tergabung dalam Asean China Center.  Sedangkan dari Bengkulu sendiri hadir Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD), H Lierwan dan dari Bappeda Evan Ferdian.
Dalam kesempatan itu, Junaidi memaparkan sejumlah potensi yang dimiliki Provinsi Bengkulu, seperti potensi pertambangan batu bara yang luar biasa, objek wisata, pengembangan pelabuhan dan berbagai potensi lainnya.
“Pak gubernur mempresentasikan potensi pariwisata, kita memiliki pantai yang kalah bagusnya dibanding pantai Bali. Selain itu juga terdapat objek wisata lainnya seperti rumah pengasingan Bung Karno, Benteng Marlborough, dan berbagai keindahan alam lainnya,” kata Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi dan Informasi Publik Dishubkominfo Provinsi Bengkulu, Sri Hartika MSi kepada BE, tadi malam.
Selain itu, menurutnya gubernur juga memaparkan potensi pertambangan yang belum digarap dengan maksimal, seperti pertambangan minyak dan gas di Lempeng Mentawai, pertambangan batu bara, emas dan lainnya.  “Selain itu, Pak Gubernur juga memaparkan bahwa Bengkulu memiliki pelabuhan yang sangat potensial sebagai pintu masuk dan keluarnya hasil bumi, hanya saja saat ini pelabuhan tersebut masih perlu dilakukan pengembangan agar kedalamannya bisa dilalui oleh kapal yang bermuatan besar,” terangnya. (400)