Gubernur Bengkulu Luncurkan Layanan Peluruh Batu Ginjal Tanpa Operasi

FOTO HENDRIK/BE – Gubernur Bengkulu saat memantau pengguaan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) alat peluruh batu ginjal tanpa harus operasi, Kamis (13/2).

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Gubenur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah meluncurkan layanan peluruh batu ginjal tanpa harus operasi di RSUD M. Yunus Bengkulu, Kamis (13/2). Sarana ini bernama Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) yang mana saat ini masyarakat tidak harus ke Jakarta untuk meluruh batu ginjal tanpa operasi dengan resiko yang minim.

“Kualitas SDM Kesehatan kita serta sarana dan prasarana yang mengikuti kemajuan teknologi dunia medis terus dilakukan. Salah satunya konsep pelayanan unggulan Bedah Urologi ini,” jelas Rohidin, Kamis (13/2).

Gubernur Bengkulu meninjau alat peluruh batu ginjal terbaru di RSMY

Dijelaskan mantan wakil Bupati BS itu, ESWL sendiri merupakan media yang menggunakan alat pancar gelombang kejut yang dikonsentrasikan di sekitar ginjal, berguna untuk menghancurkan batu ginjal menjadi pecahan-pecahan yang lebih kecil sehingga dapat dikeluarkan bersama urine (air kencing). Prosedur ini cukup efektif menghancurkan batu ginjal dengan diameter kurang dari 2 centimeter.

“ESWL adalah teknologi terbaru dalam tata laksana tindakan pada batu ginjal. Pada prinsipnya tindakan ESWL itu menggunakan gelombang kejut yang diarahkan dari luar tubuh pasien ke Ginjal,” terang Alumnus UGM itu.

Ditambahkan Rohidin, ESWL ini tindakan untuk peluruh batu ginjal dengan prosedurnya hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Artinya pasien datang pagi hari kemudian siangnya sudah bisa pulang.

“Layanan baru ini ditanggung sepenuhnya oleh BPJS kesehatan. Jadi pasien sama sekali tidak membayar untuk menjalani prosedur ESWL meskipun lebih dari satu kali,” tutupnya. (HBN/ADV)