Gubernur Bengkulu: Jajanan Anak Menyangkut Masa Depan Anak


Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Gubernur Bengkulu Rohidin Mersah, membuka kegiatan pertemuan lintas sektor pengawasan jajanan anak sekolah (PJAS) yang digelar Balai Pengawas Obat dan Makanan Bengkulu, Senin (22/4). Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, mengapresiasi pertemuan ini sebab pengawasan jajanan anak sekolah juga menyangkut masa depan anak generasi penerus bangsa.

Dikatakan Gubernur, kesehatan modal yang paling pokok untuk dimiliki setiap manusia. Sebab, tanpa kesehatan semuanya tidak akan berarti apa-apa sehingga kesehatan harus menjadi pola pikir sekaligus sikap dan komitmen didalam diri masing–masing.

“Jangankan untuk beraktifitas mencari rezeki, menikmati yang kita punyai saja, yang sudah kita miliki kalau sudah tidak sehat, ya tidak berarti apa–apa,” jelas Gubernur kepada Bengkuluekspress.com, Senin (22/4).

Masih kata Gubernur, komitmen lintas sektoral mutlak harus dilakukan untuk menumbuhkan tanggung jawab semua pihak, tidak hanya BPOM dan Dinas Kesehatan. Akan tetapi, juga Dinas Pendidikan serta pihak sekolah dalam mengawasi jajanan anak sekolah.

“Saya minta BPOM, teman- teman Diknas, Dinas Kesehatan, turun ke sekolah mengawasinya. Tidak ada harapan jika anak- anak sudah sakit, maka upaya pencegahan mutlak dan harus kita lakukan secara bersama-sama,” tegasnya.

Ditambahkan Alumni Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut, kesehatan di Provinsi Bengkulu dapat meningkat karena kesehatan merupakan aset yang sangat penting dan paling mahal yang dimiliki. Dengan kesehatan yang dimiliki dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan Bengkulu. (HBN)