Gubernur Bengkulu Bagikan 700 Kartu Tangkap Benur

BAGIKAN: Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Marsyah didampingi Sekda Kaur saat membagikan kartu tangkap benur kepada nelayan Kaur di pelabuhan Linau, Senin (21/9).

MAJE, bengkuluekspress.com – Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah M MA secara resmi Senin (21/9) membagikan 700 lembar Kartu Tanda Pengenal Nelayan Penangkap Benih Bening Lobster (KTP NPBBP). Dalam kegiatan yang dihadiri Sekda Kaur H Nandar Munadi MSi itu, gubernur menegaskan penyerahan KTP NPBBP diharapkan dapat mensejahterakan nelayan dan tak ada rasa was-was terkait dengan legalitas penangkapan Benur di Kabupaten Kaur.

“Dengan diperlukan legalitas perlindungan untuk nelayan, nah dengan KTP NPBBP ini diharapkan memberikan legalitas kepada nelayan itu, dan kesejateraan nelayan makin baik,” kata gubernur di usai membagikan kartu tangkap benur pelabuhan Linau, Senin (21/9).

Dikatakan Gubernur, pihaknya akan terus mensupport kebutuhan nelayan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu. Diharapkan dengan pelindungan ini nelayan tidak lagi merasa kuatir atau takut diintimidasi pihak pihak tertentu. Sehingga para nelayan dapat dengan leluasa mencari napkah ditengah lautan.

“Nelayan Bengkulu termasuk Kaur orangnya ulet tapi tentu butuh perlindungan, selain kartu ini juga butuh perlindungan keselamatan disini saya berharap semua pihak dapat bekerja sama,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kaur H Nandar Munadi M Si dalam sambutannya juga menyampaikan, Pemkab Kaur dan Pemprov terus melakukan berbagai upaya untuk untuk meningkatkan kesejahteraan termasuk juga nelayan di Kabupaten Kaur. Salah satunya yakni memberikan kepastian hukum terhadap para nelayan. Sehingga para nelayan tidak lagi mengalami rasa was-was terhadap kegiatan penangkapan benur.

“Kegiatan Pemprov ini wajar mendapat dukungan, saat ini nelayan sudah memiliki legalitas penangkapan bayi lobster semoga saja ini dapat mensejahtrakan nelayan yang ada di Kabupaten Kaur,” tandasnya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*