Gub Resmikan Sabuk Nusantara

BENGKULU, BE – Kapal perintis bermerk KM Sabuk Nusantara 52 bantuan dari Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan sudah tiba di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu sejak beberapa hari lalu. Kapal perintis yang akan mengangkut penumpang dan barang tujuan Bengkulu-Enggano akan diresmikan penggunaannya oleh Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd pukul 15.00 WIB sore ini di Dermaga Lokal Pelindo II Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
“Kapalnya sampai dan sudah dilakukan pengecekan oleh pihak KSOP, dan sore besok akan diresmikan penggunaannya oleh Pak Gubernur,” kata Kadishubkominfo Provinsi Bengkulu, Drs Misran Musa, kemarin.
Selain serah terima dan meresmikan penggunaannya, gubernur juga akan melepas keberangkatan perdana kapal tersebut membawa penumpang ke Pulau Enggano.
Misran mengungapkan, kapal tersebut diperuntukkan penyebrangan ke Pulau Enggano menggantikan kapal Pulo Telo yang akan diperbaiki secara menyeluruh. Ia juga menilai kapal KM Sabuk Nusantara 52 ini lebih manusiawi dibandingkan dengan kapal Pulo Telo yang selama ini digunakan sebagai angkutan barang dan orang pulang pergi Bengkulu-Enggano.
“Kapal yang baru ini sangat bagus dan manusiawi, semua ruangan didalamnya dilengkapi dengan AC, dan antara penumpang, barang dan binatang akan dipisah. Sedangkan kapal Pulo Telo selama ini semuanya dicampur,” terangnya. Kapal KM Sabuk Nusantara 52 ini juga memiliki sejumlah kelebihan, yakni dilengkapi dengan pemecah gelombang sehingga bisa menyeberangi Samudera Hindia ke Enggano dalam tempo 7 jam, sedangkan Pulo Telo membutuhkan waktu hingga 12 jam.
“Kapasitasnya pun lebih besar bisa mengangkutan 285 penumbang dan 400 ton barang,” imbuhnya.
Ditanya mengenai ongkosnya, Misran mengaku mengaku kemungkinan besar mengalami kenaikan dibandingkan dengan kapal sebelumnya. Sebab, kapal KM Sabuk Nusantara ini lebih mewah dibandingkan dengan kapal sebelumnya, serta memiliki crew kapal yang siap melayani penumbang hingga 21 orang.
“Kita tetap upayakan ongkos penyeberangan masih disubsidi oleh Dirjen Perhubungan Laut, namun kemungkinan besar juga akan mengalami kenaikan karena sesuai dengan fasilitas dan pelayanannya,” imbuhnya.
Serah terima kapal tersebut sudah dilakukan di Madura Selasa (20/1) lalu, namun saat sampai di Bengkulu kembali dilakukan serah terima kepada Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah sekaligus melepaskan pemberangkatan perdana atau ujicoba ke Enggano. (400)