Gub: Jangan, Mengecewakan

EKO/Bengkulu Ekspress LANTIK: Gubernur Bengkulu Dr H Rohidin Mersyah melantik pejabat eselon II dari hasil seleksi di Ruang Pola Pemprov Bengkulu, Kamis (11/4).

Pejabat Eselon II Dilantik

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Setelah mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah langsung memilih satu dari tiga besar nama yang lulus seleksi 17 eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.  Hasilnya pun, gubernur tidak menunggu lama, langsung melantik pejabat 17 eselon II dan satu pejabat eselon II bernama Ali Sadikin yang sebelumnya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi itu berpindah menduduki posisi Penyusun Bahan Informasi dan Publikasi pada Sub Bagian Pelayanan Tamu pada Biro Umum Setda Provinsi.  Dalam pelantikan itu, Rohidin meminta pejabat yang telah dilantik, untuk memegang amanah yang telah diberikan.

“Amanah ini adalah kepercayaan, jangan mengecewakan,” terang Rohidi dalam sambutan usai melantik pejabat eselon II di Ruang Pola Pemprov Bengkulu, kemarin (11/4).

Dikatakannya, dalam melakukan pemilihaan satu dari 3 nama besar itu, dirinya sebagai pembina kepegawaian telah memperhitungakan secara matang. Ada standar kriteria yang menjadi penentuk untuk menduduki kursi basah itu.
Selain memiliki kemampuan juga memiliki kemampuan komunikasi. Kemampuan verbal dan kuantitatif ini terkadang banyak yang tidak memilikinya.  “Kemampuan ini kadang-kadang tidak terekam pada proses seleksi.

Maka dari situlah saya sebagai pembina kepegawaian untuk memilihnya,” tegasnya.  Tidak hanya itu, pejabat yang telah dilantik juga harus sangat memiliki kesungguhan dalam menyelesaikan kinerjanya. Kaloborasi antar OPD juga butuh dilakukan. Kemampun menjadi titik penentuan, apakah pejabat tersebut mampu berkoloborasi antara satu dengan lainnya.

  “Pakta integritas yang sudah dibacakan tadi juga harus betul-betul dijaga dengan baik. Dipegang komitmennya dengan kuat, supaya lebih untuk membangun kepercayaan publik,” tambah Rohidin.



Dalam kinerjanya, Rohidin meminta kepada pejabat untuk menghindri konflik antar birokrasi, khususnya untuk anggaran. Karena anggaran yang sudah disediakan itu harus direalisasikan.  Jika ada kesulitan, maka harus segera dikonsultasikan dengan pihak terkait, agar dapat dicari solusinya. Agar program yang telah teranggarkan bisa direalisasikan secara cepat.

“Gunakan betul kepercayaan dan kesempatan ini dengan baik untuk menjalankan roda pemerintahan,” ungkapnya.
Rohidin juga menegaskan, untuk menyambut wonderfull tahun 2020, OPD harus bisa saling sinergitas antar program. Jangan ada program yang dibuat secara sendiri-sendiri. “Munculkan satu programnya yang besar dikerjakan sama-sama. Jadi program itu jadi besar,” tuturnya.

Eselon III dan IV Menyusul

Tidak hanya untuk pejabat eselon II saja yang berganti jabatan, untuk pejabat eselon III dan IV juga akan menyusul dilakukan mutasi. Bahkan ditargetkan, bulan ini akan dilakukan secara serentak. “Ya kalau untuk itu segara kita lakukan,” terang Rohidin.

  Pergantian pejabat eselon III dan IV ini masih digodok oleh Badan Pertimbangan Pangkat dan Jabatan (Baperjakat). Ketika siap, maka akan dilakukan pelantikan. “Dikaji dulu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Diah Irianti mengatakan, pelantikan pejabat eselon III dan IV itu jumlahnya tidak sempai 100 orang. Hanya saja, jumlah tersebut masih akan dipastikan kembali dari hasil penilaian Baperjakat. “Jumlahnya puluhaan. Nanti dibahas lagi,” pungkas Diah. (151)