Gotong Royong Perbaiki Rumah Terbakar

gotong royong bangun rumah terbakar
IST/Bengkulu Ekspress
GOTONG ROYONG: Warga Kembang Seri, Pino Raya bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa bergotong royong membangun kembali 3 rumah warga yang terbakar, Rabu (19/9).

PINO RAYA, Bengkulu Ekspress – Sikap kebersamaan dan kegotong royongan yang ditunjukan warga Desa Kembang Seri, Pino Raya patut diacungi jempol. Pasalnya mereka bergotong royong membangun rumah warga yang terbakar.

Kepala Desa Kembang Seri, Pino Raya, Sarno Admi mengatakan, warga secara swadaya membangun rumah tinggal bagi 3 keluarga yang rumahnya hangus dilalap si jago merah, Selasa (18/9) sore.“ Alhamdulillah, secara swadaya, kami membangun kembali rumah tinggal korban kebakaran,” katanya.

Sarno mengatakan, untuk membantu ke-3 korban yakni rumah milik Beriduak, Rihin dan Darwin, warga bersama anggota bhabinsa dan bhabinkamtibmas, bersama-sama membantu material bangunan rumah seadanya. Kemudian membangunnya secara bergotong-royong. Sehingga mulai tadi malam, para korban sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing.

“Berkat bantuan warga, saat ini korban sudah kembali ke rumahnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Selatan, Drs Heriyadi mengatakan pihaknya memberikan bantuan masa panik pada ke-3 korban. Sehingga dengan bantuan tersebut, dapat meringankan beban korban. Adapun bantuan yang diberikan seperti beras, peralatan dapur, selimut dan pakaian. Bantuan masa panik diserahkan langsung kemarin kepada para korban.



“Hari ini (kemarin red) kami memberikan bantuan masa panik pada korban, semoga korban tetap tabah dengan musibah yang terjadi,” ujar Heriyadi.

Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kapolsek Pino Raya, AKP Syafrizal mengatakan, jika sebelumnya ada informasi penyebab terbakarnya ke-3 rumah korban karena kompor meledak tidak benar. Hanya saja, saat itu, anak korban panik, sehingga mengira rumahnya terbakar karena kompor meledak.

Padahal sebenarnya, karena korsleting listrik dari kamar depan. Hanya saja, secara kebetulan saat itu anak korban sedang masak air. Kemudian api membesar lalu menjalar ke dapur. Kemudian menyebabkan tabung gas meledak dan akhirnya api semakin membesar.“ Penyebab kebakaran di rumah korban, murni karena korsleting listrik,” ujar Syafrizal.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya Selasa (18/9) sore, ke-3 rumah korban terbakar. Adapun rumah yang pertama kali terbakar milik Beriduak, lalu rumah Rihin dan Darwin yang rumahnya berada di samping kiri dan kanan rumah Beriduak. Beruntung saat ini pemilik rumah sedag berada di kebun, sehingga tidak ada korban jiwa. Namun semua isi ke-3 rumah tersebut hangus. (369)