Gol Finalti Baloteli, Menjaga Asa Manchester City

Gol pinalti Balotelli yang menyamakan kedudukan, mampu menjaga asa Manchester City untuk melaju ke babak selanjutnya di Liga Champion. Dengan hasil seri pada matcday kedua Grup D, City membukukan 1 point, dan berada di peringkat ke-3 klasemen.
City tertinggal lebih dulu dari Borussia Dortmund yang datang bertamu. Marco Reus membuat Dortmund memimpin lebih dulu di pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit 61. Namun Mario Balotelli mampu memaksa hasil imbang, setelah finalti yang dilakukannya, tidak mampu dibendung penjaga gawang Dortmund. Gol penyama kedudukan baru lahir di menit ke-90
Dengan hasil tersebut maka City meraup angka pertamanya di Liga Champions musim ini. Kemenangan tersebut menjadi modal berharga bagi City yang akan menghadapi Ajax Amsterdam di matchday ke-3 grup D. Sementara Dortmund akan menghadapi pemuncak klasemen Grup D, Real Madrid.

Kedua kubu langsung berusaha saling menekan dari menit-menit awal. Nasri berusaha menguji kiper Weidenfeller lewat tendangannya, sedangkan tandukan Lewandowski menyambut umpan silang dari kiri lapangan masih jauh dari sasaran.

Lewandowski kembali bisa menanduk bola sebuah umpan dari sisi kanan lapangan pada menit ke-6. Sayangnya bola hasil sundulannya belum menuju gawang.

Beberapa saat kemudian, Aguero yang lolos dari jebakan offside melepaskan tendangan. Sayang serangan itu bisa dikandaskan Weidenfeller. Bola muntahan kemudian kembali dikuasai City sampai Zabaleta melepaskan tendangan yang membuat si kulit bundar melambung tinggi.

Selanjutnya giliran Goetze dari Dortmund memberikan ancaman ke gawang Joe Hart di menit 12. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan yang masih bisa ditepis Hart dan kemudian membentur tiang gawang.

Weidenfeller melakukan penyelamatan penting di menit ke-27. Hal itu terjadi saat David Silva mengoper ke Aguero dan tanpa mengontrol ia langsung melepaskan tendangan first time, namun serangan itu masih mampu dihalau penjaga gawang Dortmund.
Pada menit 35, Aguero dan Weidenfeller kembali “berduel”. Kali ini Aguero melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti dan membuat Weidenfeller harus meregangkan tubuh untuk menepisnya.

Semenit kemudian, giliran Subotic yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti ke arah gawang City. Hart gagal menjangkau bola kendati arah si kulit bundar masih melebar.

Lima menit sebelum jeda, Hart melakukan hadangan krusial dari Goetze yang benar-benar membahayakan gawangnya. Skor masih tetap 0-0.
Usai turun minum, pada menit 54, sebuah tendangan Goetze kembali bisa dihalau penjaga gawang City, Joe Hart. City selanjutnya balas menyerang dan Zabaleta melepaskan sebuah umpan dari sisi kanan. Bola tak tuntas ditepis Weidenfeller, meski masih ada rekannya yang langsung menanduk bola ke luar lapangan.

Kedudukan imbang akhirnya pecah pada menit 61. Kesalahan mengoper dari Rodwell membuat Marco Reus mencuri bola. Ia berlari dan menyelesaikan serangan dengan melepaskan tendangan. Si kulit bundar sempat mengenai jari Hart namun upayanya tersebut sia-sia karena bola tetap masuk ke gawang.

Aguero lolos dari jebakan offside pada menit 72 dan berusaha melepaskan umpan sejajar ke depan gawang. Namun barisan belakang Dortmund dengan sigap memotong operannya.

Lewandowski membuka di menit 77. Menerima umpan jitu dari sisi kanan lapangan, tendangan Lewandowski yang sudah berhadapan dengan Hart justru membuat bola melebar dari sasaran.

Wasit menunjuk titik putih dan memberikan penalti untuk City pada menit 89, setelah Subotic dinilai melakukan handsball. Balotelli, striker asal Italia menjadi eksekutor, dan dengan dingin menuntaskan tugasnya. Skor 1-1.(**)