Lahan Sidomulyo Terbakar, Ancam Puluhan Rumah Warga

BENGKULU, BE – Belum lagi kebakaran hebat di Cagar Alam Dusun Besar (CADB) teratasi. Kebakaran lahan terjadi pula dilokasi lain. Kali ini lahan di kawasan Jalan Hibrida 15 RT 10 kelurahan Sidomulyo, kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu yang terbakar. Api cepat sekali melalap rerumputan yang ada. Hingga nyaris meludeskan gedung lapangan futsal dan puluhan rumah warga disana.  Kebakaran ini terjadi kemarin sore, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kuatnya hembusan angin membuat api terus membesar dan memakan semua semak belukar diatas lahan 1 Ha tersebut. Warga yang melihat kebakaran itu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Pada awalnya kami hanya melihat kepulan asap dari semak-semak itu. Tidak lama kemudian api terus membesar dan para warga pun berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya,” kata Fauzi (41), warga setempat.

Sadar tidak mampu memadamkan api secara manual. Karena api terus membesar akibat ditiup angin, warga pun menghubungi Petugas Pemadam Kebakaran (PBK). Selang beberapa menit kemudian, petugas PBK pun tiba dilokasi.

Dengan mengerahkan 1 unit mobil PBK. Sekitar pukul 13.35 WIB api pun berhasil dipadamkan. Beruntung api dapat dikuasai hingga tidak melahap rumah warga.
Sementara itu, kepala kantor PBK Kota Bengkulu Ardiansyah SP MM mengatakan, pada musim kemarau seperti sekarang,kebakaran hutan dan semak belukar memang rentan terjadi. Untuk itu, ia meminta masyarakat selalu waspada.

“Kami mengimbau kepada masyarakat  berhati-hati dengan api. Karena kebakaran sangat mudah terjadi mengingat saat ini musim kemarau, ditambah lagi tiupan angin yang kencang. Jangan membuang sampah dan puntung rokok sembarangan,” imbaunya.

Ardiansyah juga mengungkapkan, PBK telah menginventarisir wilayah  beberapa kecamatan dalam Kota Bengkulu  rawan terjadi kebakaran. Yakni lahan di Sungai Serut, Kampung Melayu, Selebar dan Muara Bangkahulu. Karena di 3 kecamatan ini masih banyak lahan kosong dan hutan belukar yang mudah dimakan api.
“Sebenarnya semua wilayah kota Bengkulu bisa saja terjadi kebakaran. Namun yang perlu diwapadai 3 kecamatan itu. Karena memiliki lahan gambut, apabila terbakar maka sulit untuk dipadamkan,” paparnya.

Untuk mengatasi timbulnya kebakaran, saat ini PBK telah memiliki 16 unit mobil PBK. Dengan jumlah personil mencapai 250 orang. Namun bila terjadi kebakaran lahan yang sulit dilalui kendaraan, PBK meminta bantuan ke  BKDA Bengkulu. Sejauh ini BKSDA memiliki alat khusus untuk memadam kebakaran lahan gambut.

Kebakaran lahan di Sidomulyo ini menambah daftar panjang peristiwa kebakaran di Kota Bengkulu. Dalam waktu 1 minggu  terakhir, PBK mencatat sedikitnya sudah 5 kali terjadi kebakaran. Yakni kebakaran lahan di Tugu Hiu, kebakaran ilalang  dibelakang gudang PT Hasfarm di kelurahan Bumi Ayu, kebakaran CADB, kebakaran rumah di samping Dehasen, dan terakhir  kebakaran di lahan di Jalan Hibrida 15.(400)