Giliran 29 Pejabat Pemprov Dilantik

RIO-MUTASI PEJABAT PEMPROV (2)BENGKULU, BE – Mutasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu terus dilakukan secara bertahap yang dilantik oleh Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) masing-masing. Jika sebelumnya 4 orang pejabat eselon III dan IV di Kantor Kepegawaian Daerah (BKD) yang dilantik, siang kemarin (26/5) giliran pejabat eselon III dan IV di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu yang diambil sumpah jabatannya.

Sedikitnya ada 29 pejabat yang dilantik, pejabat eselon III sebanyak 13 orang pejabat eselon IV sebanyak 16 orang. Pelantikan sendiri dilakukan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang juga merangat menjadi Pelaksana tugas (Plt) Sekda Provinsi Bengkulu, Drs H Sumardi MM.

Pengambilan sumpah pejabat eselon III ini berdasarkan SK gubernur Bengkulu nomor: SK.821.3-P.407 tanggal 25 Mei 2015 dan untuk eselon IV berdasakan SK gubernur Nomor: SK.821.4-P.406 tanggal 25 Mei 2015.

Usai mengambil sumpah para pejabat tersebut, dalam sambutannya Sumardi menegaskan bahwa mutasi tersebut merupakan kebutuhan organisasi pemerintahan, yang mengharuskan ada beberapa pejabat eselon III dan IV yang digeser atau dimutasi ke SKPD yang lain.

“Ini adalah hal yang biasa dalam birokrasi, jalani saja sesuai dengan ditugaskan dan bekerjalah dengan enjoy,” katanya.

Bagi PNS yang sudah lama bekerja namun belum juga mendapatkan jabatan, Sumardi berharap agar selalu bersabar. Sebab jumlah PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu lebih dari 7000 orang, sedangkan jabatan yang tersedia mulai dari eselon IV hingga eselon II tidak mencapai 1.500 jabatan. Karena itu wajar bila masih masih PNS yang belum mendapatkan jabatan.

“Bagi yang belum mendapat giliran dilantik harap maklum saja. Yang jelas bekerjalah dengan baik karena suatu saat mutasi akan kembali bergerak dan bagi PNS yang memiliki kinerja baik memiliki peluang besar untuk mendapatkan jabatan. Terlebih dalam kurun waktu 2 atau 3 tahun ini banyak pejabat yang pensiun sehingga mutasi dipastikan akan bergerak terus,” ungkapnya.

Disisi lain, Sumardi juga berharap agar semua PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu dan bersatu mendukung pelaksanaan pembangunan di Provinsi Bengkulu. Karena tanpa dukungan dari PNS, pembangunan akan sulit terlaksanakan dengan baik dan sempurna.

Mengenai penyebab pelantikan pejabat yang terkena mutasi dilakukan oleh kepala SKPD masing-masing, Sumardi mengaku hal tersebut bukan bermaksud menutup-nutupiĀ  pelaksanaan mutasi, melainkan agar terbangun kepatuhan pejabat tertentu terhadap atasannya. Karena ia langsung dilantik oleh atasannya sendiri, bukan gubernur.

“Selama ini kan yang melantik pejabat adalah Pak Gubernur, jadi para pejabat itu tidak memiliki rasa kedekatan atau keseganan kepada atasannya masing-masing. Kalau sekarang kita balik, pelantikan dilakukan oleh kepala SKPD, kecuali bagi SKPD yang terdapat 1 orang maka kita gabung dengan pelantikan pejabat di lingkungan sekretariat ini,” terangnya.

Disinggung mengenai mutasi pejabat eselon II, Sumardi mengaku ia belum bisa menentukannya. Karena hal tersebut ditentukan langsung oleh gubernur.

“Itu tergantung Pak Gubernur, kalau pak gubernur menginginkan mutasi eselon II, ya tinggal dilaksanakan,” pungkasnya. (400)