GGD untuk 15 SMP dan 29 SD

TAIS, BE – Pada 2017 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Seluma sudah mengusulkan penempatan guru garis depan (GGD). Sebanyak 47 orang GGD yang direkrut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) itu bakal ditugaskan untuk 15 SMP dan 29 SD terpencil di wilayah Seluma.

“Kami sudah mendata dan menetapkan sebanyak 15 SMP dan 29 SD yang layak dan harus ditempatkan GGD. Sekolah ini semuanya ada di daerah pedalaman dan semuanya membutuhkan tenaga guru untuk penunjang kegiatan belajar mengajar,” tegas kepala Dispendikbud Kabupaten Seluma Muksir Ibrahim SPPd kepada BE kemarin kemarin (17/1).

Dari jumlah 47 orang GGD ini hanya 7 orang yang asli dari Kabupaten Seluma. Hal ini karena memang guru pilihan dan yang sudah memenuhi syarat.

“GGD harus memiliki sertifikat pendidikan dan pelatihan guru (PPG) dan di Provinsi Bengkulu belum ada universitas yang bisa mengeluarkan sertifikat PPG. Hanya Padang dan Kota Medan dan Padang yang sudah bisa mengeluarkannya,” sampainya

Ditambahkan Muksir, GGD ini perekrutannya semuanya dilakukan oleh kementerian. Daerah hanya menerima kuota dan penempatannya saja. Untuk masalah pembayaran gaji mereka dibayarkan oleh daerah sejak mulai ditempatkan di Kabupaten Seluma. Namun, mereka tetap mendapatkan tunjangan guru daerah dari kementerian.

“Total gaji mereka mencapai Rp 5 juta setiap bulannya setelah di tambah dari pemda seluma dan kementrian pusat. Tetapi mereka tetap diharuskan berada di wilayah tugasnya. Dilarang meninggalkan tempat tugas,” imbuhnya. (333)