Gerbong Mutasi Bergerak

Wabup Kaur kemarin melantik penjabat setruktural eselon III dan IV di Lantai III Pemkab Kaur, kemarin (rofi be)BINTUHAN, BE- Gerbong mutasi di lingkungan Pemkab Kaur kemarin bergerak kembali. Wakil Bupati Kaur Hj Yulis Sutri Suti melantik 40 pejabat eselon III dan IV di lantai III Pemkab Kaur. Satu orang pejabat eselon III dinonjobkan yaitu Marnida SPi yang sebelumnya menjabat Kabid Pengelolaan dan Hasil Perikanan DKP. Sidin Tono SPd sebelumnya Kasubag Keuangan Dispenbud juga dinonjobkan. Mutasi untuk eselon III sebanyak 14 orang dan Eselon IV sebanyak 5 orang. Sehingga totalnya 40 PNS dimutasikan. Kemudian itu, selain mutasi, rotasi dan promosi jabatan bagi eselon IV, seperti Dr Ir Dhanus Suryaman M Eng sebelumnya staf Disperindakop Kaur dipromosikan menjadi sekretaris Disperindakop Kaur. Sedangkan Tarmizi SPd sebelumnya Sekretaris Dispenrindakop dimutasikan menjadi Sekretaris Inpektorat Kaur, Kemudian Iswawar Hasdan ST sebelumnya Kabid Saspras Bappeda Kaur, dimutasikan menjadi Kabid Pelayanan Rehabilitasi Resos Dinsosnakertran Kaur. Lalu Harles Fafeman SE, sebelumnya Kabid Pelayanan Rehabilitasi resos dimutaskan menjadi Kabid Ekosusbud Bappeda Kaur. Sedangkan Gunata Akbar Msi sebelumnya Kabd Ekosusbud dimutasikan Kabid sarana Prasarana Bappeda Kaur (lihat grafis).
Dalam sambutanya Wabup Kaur Hj Yulis Sutri Suti mengungkapkan Pemkab Kaur sangat kekurangan kader untuk pejabat struktural, sehingga tidak mudah menggodok mutasi ini. Setiap SKPD  seharusnya bisa melakukan kaderisasi yang baik. Tapi nampaknya sulit dilakukan, oleh karena itu agar peningkatakn kerja semakin baik maka dilakukan mutasi tersebut. “Mutasi, rotasi dan promosi ini hal yang biasa sehingga dengan diberikan jabatan tersebut para PNS harus amanah untuk menjaganya dan diharapakn bagi PNS yang sudah dimutasi untuk bekerja sesuai dengan aturan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BKD Kaur Drs Rolan Haidi saat disinggung soal mutasi lagi, kata Rolan, pihaknya masih akan melakukan mutasi jika kebutuhan oraganisasi masih kurang. Mutasi dilakukan karena ada kebutuhan yang mendesak.
“Sehingga PNS jangan berasumsi bahwa mutasi ini karena benci dan unsur lainya, namun mutasi itu justru peningkatan kerja agar organisasi itu lebih baik,” jelasnya.(823)