Gerakan Seniman Masuk Sekolah Dilaunching

Berfoto bersama usai acara pembukaan launching Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2019, di Hotel Bumi Endah, Kota Bengkulu, kemarin (13/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, melaunching Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) 2019. Kegiatan tersebut dilakukan di Hotel Bumi Endah, Kota Bengkulu, kemarin (13/8).

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu Martina Nengsih mengatakan, ”Pelaksanaan GSMS dilaksanakan di 20 sekolah, baik tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bengkulu. Para siswa diajarkan oleh 21 seniman profesional yang telah dinyatakan lolos seleksi baik seni rupa maupun seni sastra.”

Kegiatan ini diawali dengan penampilan memukai siswa/siswi pemenang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat provinsi dari Kota Bengkulu, yang akan melaju ke tingkat nasional. Mulai dari monolog, tari kreasi hingga musik tradisional hasil kolaburasi dari Dol, seruling tasa dan kulintang sebagai penanda seniman bisa dikembangkan dan tumbuh dilingkungan sekolah sejak usia dini.

Penampilan musik tradisional mampu menarik perhatian para penonton terhadap seni budaya yang dikemas secara apik dalam panggung pertunjukan tersebut.

Pada GSMS inipembelajaran seni yang diajarkan antara lain seni rupa, seni sastra, teater, tari dan lainnya. Para seniman bersama asistennya diharapkan mampu menyalurkan ilmu seni mereka, serta menumbuhkan minat bakat siswa dibidang seni dan budaya, sehingga mampu menjalin kerjasama antara sekolah dan seniman. Dengan begitu seni ini tumbuh dan membudaya di sekolah, menumbuhkan rasa menyenangkan, mengasyikkan, mencerdaskan dan membentuk karakter dan membangun sikap kreatif, apresiasif dan inovatis peserta didik. Seklaigus meningkatkan ekosisten sekolah yang berbudaya serta melestarikan seni budaya.

GSMS merupakan program nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang digelar di 63 kota terpilih dari 500 kota se-Indonesia. Tahun 2019 ini, GSMS di Kota Bengkulu, digeklar untuk kali kedua dan diikuti 20 sekolah. Pada akhir kegiatan ada pertunjukan, dan mereka yang terpilih akan menjadi perwakilan GSMS kota Bengkulu untuk mengikuti pekan budaya di Jakarta yang akan berlangsung di Senayan tahun ini.

Asisten I Kota Bengkulu, Bujang HR yang membuka launching GSMS mengaprersiasi Dinas Dikbud. Pemerintah Kota Bengkulu, katanya, siap membantu dan memfasilitasi keterbatasan sekolah dalam menghadirkan guru seni budaya di sekolah.

“Diharapkan seniman bersama asisten dapat meningkatkan bakat dan seni siswa dibidang kesenian,” tukasnya. (247)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*