Gerakan Digitalisasi Tiru Langkah Dahlan

JAKARTA--Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Telkom Sandy Putra Jakarta, Niam, memastikan akan mengikuti langkah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN), Dahlan Iskan, dalam upaya mengampanyekan Gerakan Digitalisasi Pendidikan.

“Program seperti Gerakan Digitalisasi Pendidikan yang melahirkan aplikasi student book, sebenarnya sudah banyak. Namun tidak ada tindaklanjut karena tidak diciptakan habbit (kebiasaan,red),” katanya dalam peluncuran Gerakan Digitalisasi Pendidikan di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (10/2).

Oleh karena itu, ia memastikan akan rajin berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memotivasi para guru agar semakin aktif menggunakan digitalisasi pendidikan. “Blusukan ala pak Dahlan ini yang menginspirasi kami. Makanya kami akan lakukan blusukan yang sama, karena manfaat gerakan ini sangat luarbiasa,” katanya.

Sebagai contoh Niam mengungkap apa yang dilakukan sekolah Sandy Putra ketika banjir besar melanda Jakarta beberapa waktu lalu. “Sudah lama kami nggak kena banjir.  Tapi akibat banjir besar kemarin, kami juga terpaksa meliburkan para murid. Meski siswa tidak ke sekolah, dengan student book, mereka tetap bisa belajar di rumah lewat akses internet,” katanya.

Peluncuran Gerakan Digitalisasi Pendidikan, ditandai dengan penggunaan program Student Book yang terintegrasi dengan internet. Menurut penggagasnya Irfan Nugroho, program ini melibatkan guru,  kepala sekolah, siswa dan orangtua.

Salah satunya semisal pemberian pekerjaan rumah terhadap siswa, guru dapat mengirimkannya lewat internet. “Jadi kepala sekolah akan tahu kalau guru benar-benar aktif. Demikian juga orangtua, bisa memantau. perkembangan anak  setiap hari,” ujarnya.

Program ini diyakini cukup menarik, karena semua pihak biisa saling berinteraksi. Bahkan seorang murid pun dapat memberi komentar di website tersebut atas tugas-tugas yang diberikan.(gir/jpnn)