Gerakan Bengkulu Membaca

 

BENGKULU, BE – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN), Wahana Muda Indonesia (WMI) dan Sriwijaya Membaca (SR) Gerakan menginisiasi gerakan Bengkulu membaca. Ada beberapa kegiatan yang di lakukan para pemuda dalam gerakan ini di antaranya, melakukan pengalangan Donasi 1 juta Alquran Buku, Taman Baca keliling, dan jumat membaca.

“Kami menerima donasi dalam bentuk buku dan Al-Quran yang akan disalurkan ke seribu pelosok Bengkulu yang menjadi desa binaan gerakan ini. Harapannya agar lahir generasi berilmu dan berwawasan yang akan menunjang pembangunan yang berkualitas,” ujar Ketua BM PAN Bengkulu, Dempo Xler kepada BE saat menggelar Bengkulu membaca di Taman Berkas Pantai Panjang Bengkulu, Minggu (18/3) sore.

Dijelaskannya, gerakan Bengkulu Membaca ini adalah salah satu upaya bersama Wahana Muda Indonesia dan Sriwijaya Membaca Bengkulu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya warga masyarakat Bengkulu terutama generasi muda untuk menyiapkan masa depan.

“Dengan membaca kita bisa tau warna dunia,” tambahnya.

Dalam pribahasa bijak, Dempo mengatakan,. Kejarla ilmu dari ayunan sampai akhir hayat dengan artian orang yang berilmu adalah orang yang akan dimuliakan. Dengan membaca akan mengetahui sejarah revolusi kemerdekaan negara, dengan membaca bisa mengenal hari akhir, dengan membaca bisa mengetahui isi bumi, dengan membaca bisa mengetahui luar angkasa tanap harus kesana, dengan membaca akan tahu teknologi, pertanian dan lain sebagainya.

“Kita ingin melahirkan generasi pembaca dan pembelajar. Karena pembelajar adalah pemilik masa depan,” tambah Dempo.

Disisi lain, Dempo menambahkan dalam donasi ini tidak menerima uang tunai, melainkan dalam bentuk buku atau Al Quran.

“Siapapun yang ingin bergabung kami terima dengan tangan terbuka,” tuturnya.

Pengunjung Taman Pantai Berkas tampak antusias dengan Gerakan Bengkulu Membaca, ada anak-anak dan ibu-ibu. Sementara Koordiantor lapangan Gerakan Bengkulu Membaca, Haikal, mengungkapkan, gerakan yang mereka lakukan adalah gerakan yang berkelanjutan. Ia menekankan, tak hanya di objek-objek wisata, pihaknya juga akan membuka taman baca tersebut di tempat ibadah dan pusat-pusat keramaian lainnya.

“Ini adalah gerakan sejuta buku untuk pelosok negeri. Sebelum ini pada awal bulan Maret kemarin kita telah menyalurkan ke Desa Trans Sulau Kedurang Ilir Bengkulu Selatan, sekitar 1000 buku. Dan juga beberapa hari yang lalu kita membagikan buku bacaan gratis kepada anak-anak jalanan. Bagi yang ingin mendonasikan buku bisa menghubungi saudara kami di nomor Hp 085664687882,” tutup Haikal. (151)