Gelombang ke-4 Kartu Prakerja Belum Dibuka

BENGKULU, Bengkuluekspress.com – Pendaftaran kartu prakerja gelombang ke-4 di Provinsi Bengkulu belum tau kapan akan dibuka kembali. Kasubag Umum Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu, Eka Hafiz Supriatna mengatakan, kepastian dibukanya kembali pendaftaran kartu prakerja itu dari keputusan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Pemerintah daerah, hanya akan menunggu petunjuk tersebut, ketika akan dibuka kembali.

“Kita belum tau kapan akan dibuka kembali. Kalau sebelumnya informasi akan dibuka setelah lebaran, tapi sekarang belum ada. Jadi sekarang kita hanya menunggu,” terang Eka kepada BE, kemarin (19/6).

Dijelaskannya, peluang untuk dibuka kembali pendaftaran kartu prakerja itu masih besar. Sebab, Provinsi Bengkulu sendiri memiliki kuota kartu prakerja sebanyak 28.200 kepesertaan. Sampai saat ini, setelah dibuka pendaftaran gelombang pertama sampai ketiga, sudah ada sebanyak 7.900 orang yang menjadi peserta kartu prakerja.

“Jadi kuotanya masih banyak yang belum terpenuhi,” tambahnya.

Ketika nantinya dibuka kembali, maka para pencari kerja yang di rumahkan akibat dampak pandemi Covid-19 bisa kembali mendaftarkan diri. Pendaftaran sendiri dibuka secara online dan bisa diakses oleh semua pihak.

“Kalau ada informasi dibuka kembali, maka akan kita sampaikan ke masyarakat,” tutur Eka.

Sementara itu, terkait 7.900 orang yang menjadi peserta kartu prakerja, saat ini peserta tersebut telah mendapatkan fasilitas yang dijadikan dalam kartu prakerja. Seperti pencairan uang tunai sebesar Rp 600 ribu selama 4 bulan. Kemudian Rp 1 juta untuk pelatihan online. Untuk pelatihan sendiri, menurut Eka di masa pendemik ini semua dilakukan secara online. Jika telah selesai wabah covid-19, pelatihan bisa dilakukan di BLK yang dimiliki oleh Disnakertrans Provinsi Bengkulu.

“Jadi pelatihaanya secara online. Sesuai dengan format kerja yang diminati. Bisa pakai tokopedia, bisa yang lainnya,” ujarnya.

Terkait pencarian uang intensif sebesar Rp 600 ribu bagi peserta, saat ini sudah dicairkan. Hanya saja, menurut Eka, dirinya tidak mengetahui secara pasti laporan itu. Mengingat, pihaknya tidak mendapatkan laporan tersebut. Sebab, pencairannya dilakukan langsung ke rekening masing-masing peserta.

“Sejauh ini sudah dicairkan. Tapi totalnya yang dapat dan yang belum kita tidak tau. Karena langsung ke rekening peserta,” beber Eka.

Sejuh ini menurut Eka, mayoritas yang mendaftar program kartu pra kerja ini merupakan pekerja yang di rumahkan akibat dampak pandemi Covid-19, dan sisanya pekerja yang di PHK serta para pencari kerja. Namun, pemerintah pusat telah menambah penerima manfaat kartu pra kerja menjadi kelompok Formal (pekerja yang terkena dirumahkan, PHK, dan pencaker) dan Informal (pelaku UMKM) yang terkena dampak pandemi Covid-19.

“Kita berharap, seluruh masyarakat di Bengkulu yang dirumahkan ataupun di PHK dan yang mencari kerja ataupun UMKM dapat mengikuti program ini. Ketika nanti dibuka kembali pendaftaran gelombang ke empat,” tandasnya. (151)