Geliatkan Pariwisata Maritim di Bengkulu Utara

Foto PRW BU
RIZKY/Bengkulu Ekspress
COBA: Kepala Dinas Pariwisata (kiri) dan Asisten III Setdakab Bengkulu Utara saat mencoba hasil masakan serba ikan dari salah satu peserta lomba memasak dalam event pesisir marine festival

Dispar Gelar Pesisir Marine Festival 

BATIKNAU, Bengkulu Ekspress– Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menggelar event Pesisir Marine  Festival 2018 di Desa Serangai, Kecamatan Batiknau, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Jum’at (17/8).  Event tersebut sebagai upaya dari Pemda Bengkulu Utara mempromosikan serta menggeliatkan potensi pariwisata  pesisir di Kabupaten Bengkulu Utara .

Tidak heran jika event tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan dan  perlombaan yang berhubungan dengan laut dan ikan. Sebut saja lomba memasak serba ikan, lomba  memancing, lomba mendayung perahu dan menata tumpeng.

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara, Mustarani, Dinas Pariwisata ingin menggelar event  yang memiliki karateristik sehingga bisa dikenal lebih cepat oleh masyarakat luas. Tidak heran  jika event tersebut dipusatkan di Kecamatan Batinau yang memiliki sekitar 15 Desa tersebut.

“Kita pusatkan di Serangai karena di sini paling dekat dengan pesisir. Potensi pariwisata pesisir cukup banyak, mulai dari pantai, hasil laut serta beragamnya kuliner laut,” jelas Mustarani.Tidak hanya event festival marine festival saja yang akan dilakukan Dinas Pariwisata untuk  mengenalkan potensi wisata di Bengkulu Utara.

Tetapi ada event festival Enggano sampai festival Bukit Barisan. Masing-masing festival berbeda karateristik dengan tujuan sama, yakni mempromosikan potensi pariwisata dan mengenalkan Kabupaten Bengkulu Utara kepada masyarakat luas. “Selain festival marine pesisir, nanti kita juga adakan festival enggano dan Bukit Barisan.

Masing-masing festival ini berbeda karateristik,” imbuh Mustarani. Sementara itu, Asisten III Setdakab BU, Ramadanus mengatakan, event marine pesisir  diadakan sebisa mungkin bagaimana menggali potensi pariwisata yang berhubungan dengan laut  melalui kegiatan yang kreatif. Potensi perikanan tidak lupa dikenalkan melalui kreatifitas  masakan. Sehingga kedepan bisa mendukung perekonomian melalui hasil laut. “Pada intinya event ini dikenalkan untuk menggali potensi pariwisata berhubungan dengan laut,”  jelas Ramadanus.

Terkait untuk memperkenalkan produk masyarakat berkaitan dengan laut sekaligus mempromosikan event tersebut, Ramadanus mengaku, sudah berkoordinasi dengan OPD terkait. Seperti dinas Kominfo untuk promosi, Dinas Koperasi dan UKM untuk membina usaha kecil serta dinas terkait lain untuk memberikan pemahaman dan pengertian terkait pengelolaan industri perikanan.



“Kita ingin masyarakat bisa memproduksi ikan untuk dikembangkan lebih lanjut kedepannya. Bekerja  dengan OPD terkait akan kita maksimalkan terkait promosi,” tegas Ramadanus.

Pada Jum’at (17/8), event dimulai dengan lomba menata tumpeng dan memasak serba ikan. Sejumlah desa mengikuti perlombaan tersebut, masakan ikan sangat beragam ditunjukkan oleh peserta yang merupakan perwakila setiap desa. Pada Sabtu dilanjutkan perlombaan memancing di Danau yang ada di Desa Serangai dan lomba dayung perahu tradisional. (167/Krn)