Gelar 2 Event Daerah, Disparpora Koordinasi dengan Satgas Covid-19

Kepala Disparpora Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlan MSi

LEBONG, bengkuluekspress.com – Kembali akan menggelar Swarang Bhayangkara Adventure 3 (SBA#3) dan Tour The Lebong (TOLE) yang direncanakan akan digelar setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tanggal 9 Desember Mendatang. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) akan membahas terlebih dahulu bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Lebong.

Kepala Disparpora Kabupaten Lebong, Ir Eddy Ramlam MSi mengatakan, bahwa sebelumnya melalui Alokasi Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Lebong tahun 2020, pihaknya telah mengusulkan untuk menggelar 2 event dengan anggaran sebesar Rp 300 juta rupiah.

“Dua Ajang yang kita gelar sendiri merupakan salah satu upaya dalam mempromosikan Kabupaten Lebong,” sampainya, Kamis (12/11).

Namun sebelum menggelar event yang dipastikan akan mengumpulkan banyak orang, pihaknya akan terlebih dahulu berkordinasi dengan tim Satgas COvid-19 Kabupaten Lebong, apakah event nantinya diperbolehkan atau bagaimana.

“Jika diizinkan kita ingin mengetahui sistemnya bagaimana, karena kita tidak ingin setelah event digelar malah menimbulkan cluster baru penularan Covid-19,” ujarnya

Dimasa pandemik wabah covid-19 saat ini memang semuanya bisa dikatakan serbah susah dan bingung. Dimana event yang digelar sebelumnya telah diagendakan dan merupakan salah satu upaya Pemkab LEbong untuk memperomosikan potensi yang ada di Kabupaten Lebong, dilain sisi berhadapan dengan wabah covid-19.

“Untuk itulah, kita akan berkoordinasi dengan tim satgas dan jika tidak ada halangan pada hari Senin (16/11) kita akan membahasnya,” ucapnya

Ditambahkan Eddy, sebelumnya di tahun 2020 ini telah dijadwalkan akan menggelar 16 event, baik itu event yang sebelumnya telah digelar di tahun-tahun sebelumnya maupun event baru yang pertama kali dilaksanakan. Dari total 16 Event, baru 2 event yang baru dilaksanakan.

“Pertama festival Lebong Ken_Durian dan Lebong Fishing Festival,” ucapnya

Sementara untuk event lainnya tidak dilaksanakan karena anggaran yang telah disiapkan terkena dampak recofusing penenganan wabah covid-19. Namun karena telah memasuki masa new normal, maka pihaknya memberanikan diri lagi untuk menggelar event.

“Sebenarnya jika tidak ada wabah covid-19, event yang telah kita jadwalkan akan digelar hingga akhir tahun,” jelasnya.

Sementara itu, untuk event-event yang gagal dilaksanakan di tahun 2020 ini, bukan berarti tidak akan dilaksankan lagi, namun pihaknya menjadwalkan kembali akan dilaksanakan di tahun 2021 mendatang. Karena event yang telah dibuat sendiri, telah dijadwalkan akan tetap digelar setiap tahunnya.

“Tahun ini tidak digelar, namun tahun depan kita akan berusaha untuk melaksanakannya,” harapnya. (614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*