Gedung Lab Dibiarkan Terbengkalai

TERBENGKALAI - Kepala SMAN 5 Benteng, Syaroni MPd saat menunjukan pembangunan gedung Laboratorium IPA yang terbengkalai dan butuh suntikan dana lanjutan (2)
TERBENGKALAI : Kepala SMAN 5 Bengkulu tengah, Syaroni MPd saat menunjukan pembangunan gedung Laboratorium IPA yang terbengkalai dan butuh suntikan dana lanjutan, kemarin (24/9).

BENGKULU TENGAH, Bengkulu Ekspress – Kondisi gedung laboratorium (Lab) IPA yang berada di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 Kabupaten Bengkulu Tegah (Benteng) sangat memprihatinkan. Gadung permanen yang dibangun pada tahun 2012 tersebut tak bisa dimanfaatkan sampai saat ini (terbengkalai,red).

Ketika dikonfirmasi, Kepala SMA N 5 Kabupaten Bengkulu tengah, Syaroni MPd menjelaskan, gedung tak bisa digunakan dikarenakan pembangunannya memang belum tuntas.

“Pembangunan gedung laboratorium IPA di sekolah kami dilaksanakan pada tahun 2012 silam. Hingga masa kontrak pekerjaan berakhir (akhir tahun), pembangunan gedung tak kunjung selesai. Karena itulah, gedung laboratorium tak bisa dimanfaatkan,” ungkap Syaroni.

Bisa dilihat langsung, jelas Syaroni, kondisi gedung memang dalam keadaan tak layak. Pintu dan jendela yang belum terpasang, berlantaikan tanahserta belum memiliki plafon ataupun sarana dan prasarana pendukung lainnya.



“Karena memang tak bisa dimanfaatkan, gedung ini sengaja dibiarkan terbengkalai,” papar Syaroni.

Memperjungkan agar pembangunan gedung dilanjutkan, Syaroni mengaku, telah beberapa kali menyampaikan usulan ke Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Bengkulu. Akan tetapi, sungguh sangat disayangkan, usulan yang disampaikan sampai saat ini belum juga digubris alias mendapatkan respon.

Jika tak segera diteruskan, sambung Syaroni, dirinya khawatir gedung yang pembangunannya sudah mencapai 70,29 persen tersebut akan mengalami kerusakan dan menjadi sia-sia.”Beberapa waktu yang lalu, kami sudah menggelar rapat bersama pihak komite sekolah mengenai balai laboratorium yang terbengkalai ini.

Akan tetapi, dana komite yang tersedia lebih diprioritaskan untuk pembangunan musala. Besar harapan kami agar kiranya Diknas Provinsi Bengkulu bisa mengucurkan dana untuk lanjutan pembangunan gedung laboratorium sekolah kami,” pinta Syaroni.(135)