Gedung Dewan Rusak

Kerusakan parah dialami gedung DPRD Kepahiang. Saat guncangan terjadi plafon gypsum di aula DPRD serta beberapa keretakan di bagian pondasi gedung. Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kepahiang Afandi kepada BE menyampaikan pihaknya pada waktu gempa tersebut masih ada dikantor, dimana selain plafon, beberapa bagian dinding serta pondasi gedung juga mengalami keretakan setelah kejadian gempa bumi yang mengguncang daerah ini.¬†“Untungnya tidak ada korban jiwa akibat musibah gempa bumi ini,” katanya.¬†Dikatakannya, pihak sekretariat belum bisa memastikan dan merinci panjang dan lebar plafon gypsum yang rusak, termasuk beberapa bagian dinding serta pondasi yang berada kantor tersebut yang retak.”Kita masih data berapa parah kerusakannya,” tuturnya.

Saling Telepon

Kondisi yang sama di Bengkulu Utara. Usai guncangan gempa terjadi, para pejabat di lingkungan pemkab Bengkulu Utara dan anggota DPRD Bengkulu Utara langsung menelpon keluarganya untuk mengetahui kondisi yang terjadi. Bahkan Bupati Bengkulu Utara Dr Ir HM Imron Rosyadi MM MSi yang juga berada di kantornya langsung turun menyelamatkan diri menuju halaman kantor Pemkab Bengkulu Utara. ” Untuk kantor Pemda tidak mengalami kerusakan akibat gempa yang terjadi, ” ujar asisten III pemkab BU, Drs Said Idrus Albar MM.¬†Sementara itu, akibat guncangan gempa kemarin ditemukan beberapa kerusakan ringan disejumlah bangunan dan perumahan warga. Seperti di kantor Diknas BU, akibat gempa bumi yang terjadi, ada bangunan yang mengalami retak dan kaca bangunan ada yang pecah. Tidak hanya itu, beberapa rumah warga juga mengalami hal yang sama dengan mengalami kerusakan ringan. Terkait gempa bumi yang terjadi, BPBD Bengkulu Utara langsung melakukan monitoring memantau kondisi yang terjadi berkaitan dengan kerusakan dan korban akibat kejadian tersebut. ” Sejauh ini belum ada laporan resmi, namun untuk korban jiwa belum ada laporan, ” ucap kepala BPBD BU, Drs Rahmad Riyanto.