Gas Langka, Warga di Bengkulu Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar dan Beli Lauk

FOTO IMAN/ BE – Masyarakat nelayan Pasar Bengkulu tang mengeluhkan kelangkaan gas melon 3 Kg di Kota Bengkulu, Rabu (07/10)

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Kekesalan warga Kelurahan Pasar Bengkulu Kota Bengkulu memuncak akibat beberapa pekan terakhir sangat sulit mendapatkan tabung gas elpiji 3 kg. Lia (33), warga Pasar Bengkulu mengatakan, seminggu belakangan ini mengaku, ia dan keluarganya terpaksa membeli lauk untuk makan karena tak bisa memasak.

Bahkan, kata dia, ada beberapa warga sudah menggunakan kayu bakar untuk memasak menggunakan kayu bakar.

“Kami la seminggu ini beli gulai bang, karena susah dapat gas. Kalau nasi bisa masak pakai magicom. Sampai keliling kami cari gas juga sia-sia, suami mau berangkat ke laut juga susah bang mau siapin makan sama kopinya. Kompor dirumah ini sudah lama gak dihidupin bang,” keluh Lia, Rabu (07/10).

Kalaupun ada tabung gas melon bersubsidi itu dijual dengan harga mahal yakni Rp 30 ribu bahkan lebih. Harga ini jelas lebih mahal dibandingkan harga eceran tertinggi yang hanya 20 ribu rupiah per tabung.

Lia dan masyarakat lainnya berharap pemerintah segera menyelesaikan permasalahan ini karena gas sudah menjadi bagian kebutuhan pokok rumah tangga. Bahkan, diceritakan Lia, beberapa warga sudah mulai menggunakan kayu bakar untuk keperluan memasak.

“Warga sampai ada yang pakai kayu bakar bang, mungkin dari pada tidak memasak kan. Kalau kami mau pakai kayu tempatnya tidak ada bang. Kami berharap pemerintah ini peka terhadap jeritan masyarakat, terlebih ibu-ibu ini bang. Karena kami susah mencari gas ini sudah kira-kira sebulanan ini bang,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang warga Pasar Bengkulu lainnya, Maria (50) sudah menggunakan kayu bakar karena tak tahu kemana harus mencari gas melon. Setidaknya, ia mengatakan bisa memasak air minum dan lauk untuk makan.

“Bingung cari kemana, ke Sungai Hitam sudah, Sentiong sudah tapi gak dapat juga. Sementara kita pakai kayu bakar dulu lah. Semoga kelangkaan gas ini cepat diselesaikan pemerintah,” ujar Maria. (Imn)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*