Gardu Meledak, PDAM Macet 12 Jam

SUKARAJA, BE – Warga Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sukaraja, Seluma kemarin malam pukul 19.00 WIB dibuat heboh dengan suara ledakan gardu listrik di PDAM Tirta Dharma Air Nelas.

Gardu tersebut berkapasitas tegangan 20 kilo volt yang pada intake pengolaan air PDAM yang berada di Desa Cahaya Negeri itu tiba-tiba korslet dan meledak, hingga terdengar sampai radius 200-an meter.
Tak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Namun, dipastikan selama 12 jam lebih suplai air dari PDAM tersebut menjadi mati total. Untungnya, warga Cahaya Negeri khususnya dan Kabupaten Seluma pada umumnya tak mendapat imbas besar dari peristiwa tersebut.

Karena, 80 persen konsumen PDAM tersebut merupakan warga Kota Bengkulu. Sehingga pihak yang merasakan gangguan air itu adalah warga Kota Bengkulu.

Informasi terhimpun, kerusakan jaringan listrik tersebut mennyebabkan pompa otomatis PDAM untuk men-suplay jutaan meter kubik air ke Kota Bengkulu menjadi mati total. Petugas PLN Ranting Tais yang melakukan perbaikan, terpaksa memadamkan aliran listrik yang men-suplay wilayah 5 Desa di sekitar Cahaya Negeri.

Sehingga, imbas yang dirasakan warga sekitar hanya masalah mati lampu selama 12 jam pada malam hari kemarin.

Manajer PLN Ranting Tais, Marwan Yudi S mengakui peristiwa tersebut. Dikatakannya, masalah tersebut sudah dapat diselesaikan pihaknya  dini hari kemarin. Dari hasil pemeriksaan, diketahui penyebab ledakan perangkat listrik di pusat pengolaan air PDAM tersebut akibat kebocoran isolasi terminaton yang ada pada gardu.

”Perbaikan sudah kita lakukan, sekarang sudha normal lagi,” katanya.
Sementara itu, pusat pengolaan air PDAM di wilayah Kabupaten Seluma di Desa Cahaya Negeri tersebut diketahui memang bukan untuk men-suplay kebutuhan air penduduk Kabupaten Seluma.

Seluma hanya kebagian lokasi pengolaan air utamanya saja, sedangkan pemakainya adalah masyarakat Kota Bengkulu. (444)