Ganti Untung Lahan Jalan Tol Dibayarkan

Mulai Bulan Depan

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu terus melakukan proses pembebasan lahan jalan tol atas lahan yang dilalui pembangunan tahap pertama, Betungan Kota Bengkulu ke Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng).

Progres saat ini, semua warga sebanyak yang terdampak pembangunan sebanyak 219 orang tersebut sudah bersepakat siap untuk dibebaskan lahannya. Bahkan pemprov menargetkan, bulan depan sudah bisa dilakukan pembayaran pembebasan lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui sistem ganti untung.

“Bulan depan targetnya, sudah dilakukan proses pembebasan oleh BPN,” terang Ketua Tim Persiapan Pengadaan Lahan, Hamka Sabri MSi kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (11/6).

Dijelaskannya, jalan tol sepanjang 17,6 Km dengan luas tanah sekitar 270,98 hektare tidak hanya terdampak pada lahan warga, tapi juga melalui kawasan perkebunan milik perusahaan PT Agri Andalas. Lalu juga terkena tower sutet milik PT Tenaga Listrik Bengkulu (TLB) serta terkena lahan milik PT PN VII. “Untuk warga sudah selesai, tinggal penyelesaian dengan tiga perusahaan ini,” tambahnya.

Hamka menegaskan, secara prinsip tiga perusahaan tersebut telah sepakat untuk memberikan lahannya, untuk dibebaskan pada pembangunan jalan tol. Hanya saja, pemprov akan melakukan pertemuan secara langsung, agar bisa ditentukan titik musyawarah, agar proses pembebasan tersebut bisa dilakukan secara secapat. “Dalam waktu dekat ini, kita akan undang tiga perusahaan itu. Kita jelaskan, tujuan untuk pembangunan jalan tol,” papar Hamka.

Setelah proses ini selesai, maka Gubernur Bengkulu akan membuat peraturan gubernur (Pergub) penentapan lokasi (penlok) jalan tol tahap pertama. Bahkan Hamka menegaskan, dalam minggu ini, Penlok tersebut sudah ditandatangani oleh gubernur. “Penloknya, minggu ini dikeluarkan,” ujarnya.

Untuk proses pembayaran lahan sendiri, BPN nantinya akan menentukan berapa besaran nilai untuk ganti untung. Hamka meyakini, sesuai dengan perintah presiden, pembayaran lahan itu akan dilakukan dengan sistem ganti untung. Artinya, lahan tersebut dibayar diatas harga pasaran. “Berapa nilainya, nanti BPN yang menentukan. Bulan depan itu sudah selesai dilakukan,” tutup Hamka.

Seperti diketahui, pembangunan jalan tol itu melalui beberapa desa dan kelurahan. Meliputi, Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, dan selebihnya kecamatan berada di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Terdiri dari Kecamatan Talang Empat dengan desa yang dilalui yaitu Air Sebakul, Padang Ulak Tanjung, dan Jumat. Kemudian Kecamatan Karang Tinggi dengan desa dilalui yaitu Desa Penanding, Kecamatan Taba Penanjung yaitu Desa Sukarami, dan Kecamatan Semidang Lagan yaitu Desa Lagan. (151)