Galang Dana untuk Penderita Jantung Bocor

Butuh Uluran Tangan Dermawan

Tim Ayok melakukan aksi galang dana untuk biaya pengobatan penderita jantung bocor di Simpang Lima Kota Bengkulu, Minggu (21/1). Tampak penderita yang duduk lemas di tempat tidurnya.
Tim Ayok melakukan aksi galang dana untuk biaya pengobatan penderita jantung bocor di Simpang Lima Kota Bengkulu, Minggu (21/1). Tampak penderita yang duduk lemas di tempat tidurnya.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Persatuan Anak Vespa se-Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Tim Ayok melakukan aksi penggalangan dana untuk biaya pengobatan penderita jantung bocor, Alfitri Yanti (25) warga Jalan Martadinata RT11 RW 2 Kelurahan Kandang, Kota Bengkulu. Penggalangan dana dilakukan sekitar 25 anggota Tim Ayok yang memiliki semboyan ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’ di Simpang Lima Kota Bengkulu, Minggu (21/1.

Kegiatan diawali dengan penggalangan dana secara bersama-sama di satu tempat. Setelah itu, masing-masing peserta langsung menyebar dengan membawa kardus dilengkapi foto wanita penderita jantung bocor dan penyakit paru-paru dibagian depannya.
Diantara mereka ada yang menyodorkan kardus itu kepada pengendara yang berhenti karena lampu merah, sebagian lagi ada yang menyebar ke toko-toko di Jalan Soeprapto.

“Aksi penggalangan dana ini merupakan salah satu kegiatan sosial yang kita lakukan. Tujuannya untuk membantu Alfitri Yanti,” ungkap Korlap Aksi sekaligus Ketua Tim Ayok, Ade Saptono yang kerap disapa Colok disela-sela aksi.

Menurut Colok, kegiatan ini tidak lepas dari keprihatinan pihaknya terhadap nasib Alfitri yang memiliki seorang balita, Syakila berusia 7 bulan yang juga mengidap kekurangan asupan susu dan gizi.

“Sementara Alfitri ini sejak sakit, malah ditinggal suaminya entah ke mana. Kita berharap dalam penggalangan dana ini nantinya dapat membantu biaya pengobatan Alfitri,” harap Colok.

Sementara itu, salah satu Anggota Tim Ayok, Tedy Haryanto mengatakan, selain menggelar aksi penggalangan dana, pihaknya juga berupaya membantu agar Alfitri bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan, sehingga Alfitri dapat menjalani pengobatan atas penyakit yang dideritanya.

“Tidak sedikit dana yang dibutuhkan untuk pengobatan Alfitri,” ujar Tedy.

Dari aksi penggalangan dana ini, Tim Ayok berhasil mengumpulkan dana sekitar Rp 5 juta.

“Kita berharap nantinya setelah aksi ini, ada kalangan dermawan yang juga bersedia menyisihkan hartanya untuk membantu Alfitri agar bisa segera menjalani pengobatan,” pungkasnya. (dil)