Gaktibplin, Propam Temukan 20 Pelanggar

Foto : IST

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress– Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kaur menemukan 20 orang anggota yang melanggar ketentuan sikap tampang atau rambut tidak rapi dan kartu identitas yang mati. Hal ini diketahui pada saat Kasi Propam Iptu Pratikto, didampingi anggota Provos melaksanakan operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) dengan sasaran seragam polisi, sikap tampang dan kelengkapan perorangan di halaman Mapolres Kaur, Senin (11/2).

“Untuk para anggota yang melanggar kita berikan teguran dan nanti kita juga mengirimkan nota dinas kepada Kasatkernya agar memerintahkan anggotanya untuk melengkapi surat diri dan pelangaran lainnya,” kata Praktikto usai melakukan operasi Gaktibplin, kemarin (11/2).

Dikatakannya, kegiatan ini rutin digelar namun pelaksanaanya tidak terjadwal, dan bersifat mendadak. Dalam pemeriksaan ini seluruh anggota tanpa kecuali diperiksa sikap tampang, mulai rambut, seragam dan atributnya. Selain itu surat kelengkapan peroranganpun seperti KTA, SIM A, SIM C, KTP, Kartu BPJS dan Kartu NPWP tak luput dari pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran berat dan hanya ditemukan beberapa identias diri yang mati atau sudah kadaluarsa.



“Kegiatan ini rutin kita gelar setiap bulannya, dan untuk sementara ini baru di jajaran Polres saja, dan beberapa hari berikutnya baru ke jajaran Polsek. Gaktibplin ini juga bertujuan untuk melihat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi Pemilu 2019,” terangnya.

Ditambahkan perwira dengan dua balok dipundak ini, bahwa sebagai anggota Polri perlunya memperhatikan sikap tampang pada saat melaksanakan tugas baik pelayanan masyarakat maupun dilapangan, hal ini bertujuan untuk menjaga nama baik institusi Polri sebagai abdi negara. Selain itu ai juga berpesan kepada semua anggota untuk menjauhi Narkoba dan jangan sampai melakukan pelanggaran dalam melaksanakan tugas.

“Dengan adanya gaktibplin Polri ini, sebagai anggota Polri harus memberikan contoh baik kepada masyarakat, untuk itu sebelum kita menertibkan masyarakat kita harus tertib terlebih dahulu,” jelasnya.(618)