Selamat Tinggal Pantai Panjang, Kedua Gajah Dipindah ke Sebelat

RATU SAMBAN, BE – Masih ingat peristiwa  gajah ngamuk di kawasan  wisata Pantai Panjang,hingga menyebabkan  meninggalnya  Rudianto  warga Jalan Kampar RT 23 Kelurahan Lempuing.   Akibat kejadian itu,  rencananya  kemarin  pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu akan melakukan translokasi dua gajah itu  dan dilepasliarkan di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Seblat, Bengkulu Utara.

Translokasi itu berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB oleh  tim BKSDA  membawa dua gajah yang diberi nama Dino (gajah jantan), dan Natasha (gajah betina), ke areal  Jl Jenggalu, Tapak Jedah Kota Bengkulu.

Saat pelaksanaan translokasi panitia BKSDA  terpaksa menutup lalu lintas di kawasan dua jalur itu, tujuanya agar dua gajah tidak terganggu, apalagi   masih masa pengenalan truk  pengangkut dengan  binatang berbelalai itu.

Pantauan BE di lapangan, dua gajah  hanya hilir mudik  mengintari   kawasan Tapak Jeddah, sesekali mendekati  bak truk mobil  yang didalamnya ditutupi  dedaunan dan dipancing makanan berupa pisang,  tomat,  suplemen dan vitamin.  Dengan dikendalikan Mahot (pawang-red) dua gajah ini tetap sulit   untuk dimasukkan kedalam truk,bahkan  pemandangan itu  selalu terjadi berulang kali.

Kepala BKSDA, Anggoro Dwi Sujatmiko  melalui Kasi Konservasi wilayah II, Jaja  Mulyana menuturkan,  translokasi atau pemindahan   gajah dari tempat satu ke tempat  lainya  membutuhkan waktu yang agak lama,  bisa  satu pekan hingga satu bulan lamanya.

Lamanya pemindahan itu dikarenakan gajah  memerlukan adaptasi dan dilatih   terhadap  kendaraan pengangkutnya. Mereka ini  dilatih untuk mudah masuk mobil dan lain-lain,  apalagi  gajah Dino dan Tassa ini   meski terlatih namun baru satu kali  naik  mobil yakni dari Lampung dan dibawa ke Bengkulu,   wajar saja  kalau puluhan tahun tidak dilatih  mengendarai transportasi, ia sangat sensitif, dan ketika melihat  benda asing  sangat ragu untuk  melangkah  atau melaluinya. ”  Jika ada benda yang  dirasakan baru gajah merasa  ketakutan,” katanya.

Untuk memundahkan pemindahan lokasi itu selain pembiasaan, bisa juga dengan cara dibantu dengan gajah yang terlatih sehingga gajah yang telah terlatih itu mendorong dan memblokade  agar gajah itu  mau masuk kedalam  transportasi yang disediakan.  “Biasanya satu gajah yang masuk, merasa ada kawan  maka , kurang lebih 1 bulan untuk melatih dan beradaptasi mengenalkan benda asing pada gajah, ” tukasnya. (247)