Fungsikan Terminal

== Anuar Sanusi ==

KONDISI Terminal Pasar Inpres sejak berapa tahun terakhir ini menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan (Dishub) Kaur. Salah satu faktornya yakni terdapatnya dua pintu masuk menuju Pasar Inpres serta fasilitas yang kurang memadai, belum ditambah minimnya warga yang naik angkutan umum.

“Jadi salah satu langkah yang akan kita ambil tahun 2019 nanti kembali mengoptimalkan Terminal Pasar Inpres, membangun fasilitasnya, salah satunya yang akan kita lakukan,” kata Kepala Dishub Anuar Sanusi SPd, kemarin (5/11).

Dikatakan Anuar, selain membangun fasilitas bangunan yang ada di Pasar Inpres tersebut, upaya lain yakni dengan melarang kendaraan menurunkan penumpang dipintu lain, selain di Terminal Pasar Inpres. Upaya lain yakni untuk kendaraan lain agar dapat masuk terminal terlebih dahulu. Namun untuk kendaraan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) diakuinya terminal ini belum mendukung.



“Nanti lokasi terminalnya sempit jadi tak bisa kita paksakan untuk mewajibkan bus AKAP untuk masuk namun untuk kendaraan kecil akan kita upayakan untuk kedepannya tetap masuk terminal,” terangnya.

Ditambahkannya, saat ini diakuinya selaian sepi terminal pasar inpres juga sudah jarang dihuni penumpang yang menunggu kendaraan. Hal ini karena sudah banyak warga beralih kendaraan dari sebelumnya menggunakan angkutan umum menjadi angkutan pribadi salah satunya seperti motor dan juga menggunakan ojek serta travel.

“Ini salah satu penyebab sepinya terminal, jadi saat ini warga mau cepat tidak mau menunggu, mereka memilih menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan juga ojek ketimbang menunggu kendara umum,” jelasnya. (618)