Fraksi Tanggapi Nota APBD 2020

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Dewan Perwakikan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) menggelar sidang paripurna tentang Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2020, kemarin.

Sidang tersebut dipimpin Ketua DPRD BU Sonti Bakara SH didampingi Wakil Ketua II Herliyanto SIP dan Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAP serta dihadiri 22 Anggota Dewan, Kepala SKPD dan OPD di lingkungan Pemkab BU.

Dari 7 fraksi yang ada di DPRD BU, yakni Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PAN, De Asen Utara dan Fraksi Nurani Indonesia Sejahtera menyampaikan pandangan masing-masing.

Perwakilan Fraksi Golkar, Sudarman menyampaikan Raperda APBD tahun 2020 yang diajukan oleh Bupati BU Ir H Mian adalah untuk meneruskan program kerja pembangunan Kabupaten BU demi tercapainya pembangunan dan rencana yang lebih maju lagi.

Fraksi Golkar melihat bahwa RAPBD Kabupaten BU tahun anggaran 2020 masih jauh dari harapan masyarakat, karena dominan untuk belanja tidak langsung sehingga untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten BU semakin tidak terkendali.”Untuk itu, kami sangat berharap agar kiranya untuk tahun-tahun yang akan datang bisa berupa belanja langsung minimal bisa berimbang dengan belanja tidak langsung sehingga apa yang diharapkan oleh masyarakat dapat kita wujudkan dengan harapan semakin besarnya belanja langsung.

Maka keluhan keluhan dan harapan-harapan masyarakat BU dapat diatasi dengan peningkatan pembangunan. Kami Fraksi Golkar berharap apa yang dicapai pada tahun-tahun yang sudah berjalan supaya lebih ditingkatkan lagi sehingga predikat WTP yang telah dicapai dapat dipertahankan untuk mengharumkan nama baik,” kata Sudarman.



Selain itu, Fraksi Golkar memberikan 4 saran kepada Bupati BU, pertama, agar memperhatikan kesejahteraan honorer K2 dan tidak ada ketimpangan kesejahteraan. Kedua, Partai Golkar mengharapkan kiranya pokok pikiran anggota DPRD dapat diakomodir dalam APBD dalam rangka perwujudan harapan setiap Dapil yang diamanahkan ke DPRD.

Ketiga, Golkar mengharapkan ada pembangunan dan peningkatan jalan dapat lebih merata di wilayah Dapil 1, 2 dan 3. Dan keempat Fraksi Partai Golkar juga berharap bantuan partai politik dapat dinaikkan disesuaikan dengan kemampuan APBD.

Sementara itu, Perwakilan Fraksi Gerindra, Rizal Sitorus meminta Bupati berlaku adil dan benar terhadap masyarakat BU dalam pembangunan fisik dan bidang pelayanan umum, serta mengoptimalkan segala potensi PAD.

Menurutnya, sampai tahun ini pembangunan yang ada di Kabupaten BU belum berjalan dengan baik sehingga tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Dengan demikian diharapkan Bupati dapat benar-benar dapat direalisasikan secara maksimal tepat waktu tepat sasaran.

“Pembangunan yang secara maksimal adalah salah satu barometer kemajuan dan keberhasilan suatu pimpinan maupun daerah itu sendiri, bagaimana cara mengakui keberhasilan kita jika kita masih jauh dari target pencapaian,” tukasnya.

Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE MAP mengungkapkan, terkait dengan apa yang telah disampaikan oleh seluruh fraksi DPRD BU akan dijawab pada agenda rapat paripurna hari ini (13/11). Ia berharap pembahasan RAPBD tahun 2020 dapat berjalan dengan baik, semua ini dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten BU.”Atas penyampaian dari fraksi ini akan kita jawab besok (hari ini 13/11 red). Yang jelas harapan kita pembahasan ini dilakukan demi kesejahteraan masyakat Kabupaten BU,” pungkasnya.(127).



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*