Fraksi DPRD Seluma Tolak Raperda Prokes

Pandangan Fraksi di DPRD Seluma, yang sebagian menolak Raperda disiplin Prokes.

TAIS, bengkuluekspress.com – Raperda tentang sanksi disiplin protokol kesehatan (Prokes) mendapat penolakan Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, Fraksi API (Amanat Persatuan Indonesia) dan Fraksi Demokrat di DPRD Seluma. Sementara Fraksi Gerindra menyatakan abstain. Penolakan ini karena dinilai tidak efektif dan hanya menghabiskan anggaran untuk dilakukan pembahasan.

“Untuk Raperda penanganan Covid-19 ini cukup dengan Perkada(Peraturan Kepala Daerah) saja, mengingat bisa diubah-ubah setiap diperlukan dan menyesuaikan dengan peraturan Kementerian dan aturan presiden,” tegas Jubir Fraksi Nasdem, Tenno Heika SSos kepada wartawan.

Tak jauh berbeda Fraksi API, Yudi Priyono dan Fraksi Golkar, Yulian Iswandi, menerangkan bahwasanya Perkada dalam penerapan penanganan Covid-19 sudah cukup, tinggal implementasi di lapangan yang diharuskan intens dilakukan. Dan efektif dilapangkan dalam implementasinya.

“Saat ini banyak Raperda yang tidak efektif, dan anjuran dari presiden, bahwasanya Raperda yang tidak efisien untuk apa dibahas dan akan menghabiskan anggaran saja,” bebernya.

Sementara itu, dari Fraksi Demokrat, Dirhan Joyo mengatakan, selain harus mewaspadai akan keberadaan Covid-19 ini. Kesadaran akan diri sendiri akan peredaran virus ini juga harus dilakukan. Ketimbang Raperda ini ditingkatkan menjadi Perda mendingan anggaran kita pergunakan untuk pembangunan. “Belumlah sesuai Raperda tentang sanksi disiplin protokol kesehatan ini. Banyak Perda yang sudah ada, malah tidak efektif,” tegasnya.

Sedangkan Fraksi Gerindra tidaklah ikut hadir dalam paripurna setelah tengah melakukan acara kepertaian. Sedangkan fraksi lainnya fraksi Perindo dan Persatuan Pembanguan Sejahtera (PPS) lah yang setuju akan peningkatan status Raperda menjadi perda. Sedangkan dua raperda lainnya seluruh fraksi menyetujuinya. (333)