Forum Kades Datangi Ketua Dewan

JEMBATAN : Perwakilan forum kades Kecamatan Kedurang Ilir (KDI) mendatangi DPRD BS menuntut supaya pembangunan jembatan belli diwujudkan tahun 2013 mendatang.
JEMBATAN : Perwakilan forum kades Kecamatan Kedurang Ilir (KDI) mendatangi DPRD BS menuntut supaya pembangunan jembatan belli diwujudkan tahun 2013 mendatang.

KOTA MANNA, BE – Lima orang anggota forum kades yang berasal dari Kecamatan Kedurang Ilir kemarin mendatangi Ketua DPRD BS Susman Hadi SP MM.

Tujuannya untuk menagih janji pemerintah membangun jembatan belli yang sudah rusak di daerah itu. Ketua Forum Kades KDI, Sumantra yang juga Kades Karang Cayo, mengatakan, kondisi jembatan belli di daera mereka saat ini tinggal menyisakan besi-besi bekas.

Pasalnya jembatan yang melintasi Sungai Air Kedurang itu sebelumnya sudah hanyut dihantam oleh air sungai saat banjir 4 tahun lalu. “Jembatan belli itu sudah 4 tahun ini rusak karena bencana alam yakni diterjang banjir, tapi belum juga diperbaiki,” katanya didampingi 4 orang kades yakni Jaharman (Kades Sukarami), Indiarto (Kades Pagar Banyu, Rudistiawati (Kades Limus) dan Ujang Ismuladi (Kaur Pembangunan Desa Sukarami).

Dijelaskannya, panjang jembatan belli yang diinginkan warga sepanjang 50 meter dan lebar 4 meter. Hal itu dimaksudkan agar jembatan itu bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.¬† “Saat ini warga menggunakan rakit untuk menyeberangkan hasil panennya yang setiap petani harus bayar Rp 100/kg untuk hasil pertanian dan Rp 5 ribu untuk motor ojek,” ucapnya.

Ditambahkan Rudistiawati, kalau sebenarnya jembatan beli itu tidak hanya sebagai jalan menuju jempat usaha para petani di Kecamatan KDI dan Kecamatan Kedurang, tetapi juga sebagai penghubung antara Kecamatan KDI, Kecamatan Bunga Mas dan Kecamatan Seginim. Ketua DPRD BS Susman Hadi didampingi Sekretaris DPRD Herman Sunarya SH mengatakan, kalau Pemda BS telah merespon keinginan para perwakilan kepala desa itu. Menurutnya, pembangunan kembali jembatan itu akan dilaksanakan oleh  BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) BS. Dalam perencanaannnya akan direalisasikan pada tahun 2013 dengan anggaran Rp 1,4 M.

“Apa yang menjadi keinginan warga ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan dan ajukan ke BNPB. Pengajuan itu sudah disetujui dengan anggaran Rp 1,4 M dan realisasinya 2013 mendatang,” terangnya yang diamini oleh Kepala BPBD BS Nopian Andusti MSi.(369)