Fikri Harapkan Pilkada Rejang Lebong Berlangsung Fair

Ary/BE
Calon Bupati Rejang Lebong, M Fikri Thobari bersama penasehat hukumnya saat melakukan peresmian kantor pengacara tim pemenangan M Fikri Thobari SE dan Tarsisius Samuji SPd, Selasa (29/9).

CURUP, bengkuluekspress.com – Calon Bupati Rejang Lebong nomor urut 4, M Fikri Thobari SE berharap pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Rejang Lebong bisa berlangsung fair. Hal tersebut disampaikannya saat peresmian kantor pengacara tim pemenangan M Fikri Thobari SE dan Tarsisius Samuji SPd, Selasa (29/9).
“Saya harap, pelaksanaan Pilkada di Rejang Lebong ini nanti bisa berlangsung fair, kami dari nomor empat sudah komitmen tidak mau mencurangi, namun kami tidak mau dicurangi juga,” harap Fikri.

Untuk fairnya pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Rejang Lebong, Fikri berharap, para penyelenggara Pilkada, baik KPU maupun Bawaslu dan jajarannya benar-benar menjadi wasit dan bukan menjadi pemain. Karena yang menjadi pemain adalah empat pasangan calon kepala daerah yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh KPU Rejang Lebong.
“Pembentukan tim hukum ini, juga untuk membantu kita agar dalam pelaksaan Pilkada ini nanti, agar kita tidak dirugikan oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab dalam pelaksanaan Pilkada,” pesan Fikri.

Sementara itu, Tim Pengacara Fikri-Samuji, Dr Novran, Harisa SH MH berpesan. kepada seluruh tim pemenangan, pendukung dan simpatisan Fikri-Samuji untuk mengikuti tahapan pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Rejang Lebong. Ia juga berharap, kepada tim pemenangan, pendukung dan simpatisan pasangan Fikri-Samuji untuk hati-hati. Sebab bila salah nanti akan berdampak pada pasangan Fikri-Samuji juga.
“Kita harus hati-hati, jangan sampai kita nanti dijatuhkan lawan, terlepas nanti kita benar atau salah,” pesan Novran.
Kemudian, karena saat ini masih dalam pandemi Covid-19, Novran juga berpesan, kepada pasangan Fikri-Samuji untuk setiap melaksanakan kegiatan agar selalu mematuhi protokol kesehatan.(251)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*