Festival Ogoh-ogoh di Alun-alun

Banjar Adat Dharma Shanti sedang membuat ogoh-ogoh, kemarin.

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Berdasarkan hasil rapat koordinasi persiapan Festival Ogoh-ogoh di Balai Adat Dharma Santi Rama Agung beberapa waktu lalu, festival ini akan dipusatkan di Alun-alun Rajo Malim Paduko Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara (BU).

Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris PHDI Kabupaten BU Karwiyanto.”Ya, untuk festival ogoh-ogoh tahun ini kita pusatkan di Alun-Alun Rajo Malim Paduko pada tanggal 22 Maret mendatang,” kata Karwiyanto kepada awak media, kamis (12/3).

Karwiyanto menjelaskan, untuk festival ogoh-ogoh ini diikuti seluruh banjar adat yang ada di Kabupaten BU yakni Banjar Adat Dharma Santi di Desa Rama Agung Kecamata Arga Makmur, Banjar adat Tirte Tegteg di Desa Sumber Agung Kecamatan Arma Jaya, Banjar adat Darmayiga Desa Kuro Tidur di Desa Kuro Tidur Kecamatan Arga Makmur, Banjar adat Dewa Ayu di Desa Sumber Agung Kecamatan Arma Jaya dan Banjar adat Puncak Harapan di Desa Tanjung Raman Kecamatan Arma Jaya.

Dan untuk pelaksanaannya sendiri agak sedikit berbeda di tahun sebelumnya, dimana untuk tahun ini festival ogoh diarak mulai dari Alun-alun menuju bundaran ke ke Tugu Amana dan kembali lagi ke Alun-alun Rajo Malim Paduko. Sedangkan tahun sebelumnya ogoh-ogoh mulai diarak dari Pura Dharma Shanti Arga Makmur.

“Ada 5 banjar adat yang ikut menjadi peserta ogoh-ogoh. Dan sedikit berbeda kalau untuk arak-arakan ogoh-ogoh tahun ini. Semuanya start di Alun-alun dan finishnya pun di Alun-alun,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap dengan adanya kegiatan keagamaan ini dapat berkembang menjadi Ikon daerah bagi Kabupaten BU.

Serta dapat mendorong sektor pariwisata karena Festival ini merupakan ikon yang unik menarik untuk dipertontonkan sehingga dapat mengundang minat para wisatawan untuk menonton dan berkunjung ke Kabupaten BU.”Harapan kita, festival ogoh-ogoh ini menjadi ikonnya Kabupaten BU, karena ogoh-ogoh ini satu satunya yang dimiliki provinsi Bengkulu yang memliki Desa Kerukunan umat beragama,” pungkasnya.(127)