Farida Yeni jadi Rebutan Bupati Katingan dan Aipda SH

Bengkulu
Farida Yeni tergesa-gesa menuju mobilnya di luar gedung DPRD Katingan, Rabu (25/1). Foto: AMI/KALTENG POS

jpnn.com – Tim Pansus Dugaan Perbuatan Tercela Bupati Katingan, Kalteng, sudah memanggil puluhan saksi.

Hingga Jumat (27/1), sekitar 85 persen data lapangan telah terkumpul. Tim Pansus tinggal mencari data pendukung untuk melengkapi pengusutan skandal paling memalukan dalam sejarah Kabupaten Katingan ini.

Di antaranya tanggapan tokoh agama seperti MUI maupun yang berkompeten mengenai status pernikahan antara H Ahmad Yantenglie SE-Farida Yeni dan Aipda SH -Farida Yeni.

Sebab setelah dimintai keterangan, baik Yantenglie maupun Aipda SH saling klaim Farida Yeni istrinya.

“Ceritanya ini rebutan istri. Antara dua orang sama-sama mengklaim memiliki istri yang sama. Inilah yang perlu untuk kita uji nantinya,” kata Ketua Pansus H Fahmi Fauzi SHut kepada wartawan di Kantor DPRD Katingan, Jumat (27/1).

Menurut Fahmi, nanti akan ada lima pendapat para ulama besar terhadap pernikahan seperti yang dilakukan H Ahmad Yantenglie dan Farida Yeni.

Ini nanti juga akan menjadi pertimbangan dan masukan bagi Pansus apakah pernikahan seperti itu dibenarkan.

“Makanya nanti kita sampai ke sana arahnya. Sehingga data-data yang kita dapatkan betul-betul akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” terangnya.

Ditanya Kalteng Pos (Jawa Pos Group) jika melihat dari data dan fakta yang sudah didapatkan Pansus selama beberapa hari ini, secara tegas ujar wakil rakyat dari daerah pemilihan Katingan I ini, sudah mengarah pada nama Pansus itu sendiri.

Artinya dugaan perbuatan tercela Bupati Katingan itu sudah bisa dibuktikan tim Pansus.

“Nama Pansus inikan Pansus Dugaan Perbuatan Tercela Bupati Katingan. Jadi sudah ke situ arahnya,” beber dia.

Politikus Partai Bulan Bintang ini juga bercerita, dari hasil pemeriksaan terhadap Aipda SH di Polres sehari sebelumnya, ada banyak mendapatkan informasi.

Bahkan pengakuan SH, pasca kejadian ditemukannya Yantenglie dengan Farida Yeni, hubungan komunikasi anak-anaknya dengan Farida Yeni terputus secara total.

“Pengakuannya anak-anaknya selalu mencari ibunya,” ungkap dia. (ami/top)