Fakta Monumen Fatmawati

RIO/BE
SIAP DIRESMIKAN: Bentuk Monumen Fatmawati dengan taman air mancur disekeliling terlihat jelas di Simpang Lima Kota. Monumen ini akan di resmikan oleh Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke Bengkulu Hari ini (5/2)

 

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Tugu bundaran Simpang Lima Ratu Samban Kota Bengkulu kini telah berubah menjadi lebih megah. Dari sebelumnya patung kuda, kini di simpang lima telah berdiri kokoh monumen Pahlawan Nasional Penjahit Sang Saka Merah Putih, Fatmawati. Nama asli Fatmawati ialah Fatimah. Ia adalah putri asli Bengkulu dan merupakan istri Presiden Indonesia pertama, Soekarno. Fatimah jugalah yang berperan menjahit Bendera Merah Putih yang dikibarkan saat Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Selain unsur sejarah yang menarik. Fakta-fakta dibalik dibangunnya monumen ini pun patut diketahui. Beberapa alasan dan fakta unik dbalik pembangunan Monumen Fatmawati ialah :

1 Menggambarkan Peristiwa Sejarah
Monumen ini menggambarkan peristiwa sejarah dijahitnya Bendera Merah Putih oleh Fatmawati, kala itu Indonesia masih dalam penjajahan. Fatmawati kemudian mendapat gelar Pahlawan Nasional di era kepemimpinan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid.

2. Monumen Dibangun Menggunakan Dana CSR BUMN.
Anggaran mendirikan monumen ini berkisar Rp 4,2 miliar dari program BUMN Hadir untuk Negeri. Pada 17 Agustus 2019, Pemda Provinsi Bengkulu bersama Konsersium BUMN melakukan groundbreaking pembangunan monumen.

3. Karya Seniman Indonesia, I Nyoman Nuarta
Nyoman Nuarta adalah pematung Indonesia yang merupakan pelopor Gerakan Seni Rupa Baru. Mahakaryanya yang sangat populer antara lain; Garuda Wisnu Kencana, Monumen Jalesveva Jayamahe, serta Monumen Proklamasi Indonesia.

4. Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia
Pembangunan Monumen Fatmawati yang berlokasi di Simpang Lima, Kota Bengkulu ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

5. Didirikan Dekat Rumah Fatmawati
Pemilihan lokasi pembangunan monumen di Simpang Lima juga didasari pertimbangan letaknya yang hanya berjarak beberapa meter saja dari rumah Fatmawati, tepatnya di Jalan Fatmawati, Kelurahan Penurunan, Kecematan Ratu Samban, Kota Bengkulu. (151/Diskominfotik)