Faber Castell Tumbuhkan Kreatifitas Anak

Ratusan guru mengikuti workshop menumbuhkan kreatifitas anak dengan mempelajari trik dan teknik menggambar untuk para guru TK, yang digekar Faber Castell di aula utama Hotel Madhelin, kemarin (15/1).
Ratusan guru mengikuti workshop menumbuhkan kreatifitas anak dengan mempelajari trik dan teknik menggambar untuk para guru TK, yang digekar Faber Castell di aula utama Hotel Madhelin, kemarin (15/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Produsen pensil pertama, PT Faber Castell Internasional Indonesia, mengajak ratusan guru Taman Kanak-kanak (TK) se-Provinsi Bengkulu, mengasah kreativitas anak melalui menggambar. Membekali guru agar memiliki kemampuan itu, Faber Castell memberikan workshop trik dan teknik menggambar untuk para guru TK di aula utama Hotel Madhelin, kemarin (15/1). Kegiatan ini dihadiri Manager PT Faber Castell Indonesia Jakarta, Area Promotion Sumatera dan praktisi menggambar.

Dikatakan Product Manager PT Faber Castell Internasional, Indonesia Richard Panelewen, workshop itu agenda tahunan yang dilakukan perusahaan Faber Castell sebagai bagian kepedulian bagi dunia pendidikan.

Tujuannya memberikan pengetahuan kreatifitas pada guru atas trik dan tehnik menggambar, sehingga menggambar bukan dikarenakan bakat, tetapi lebih pada kemampuan dalam mengaplikasikan kreativitas anak melalui gambar. Pada kesempatan ini, para guru juga diajarkan kreasi melipat poligami sekaligus mendapatkan sertifikat dari PT Faber Castell.

“Peserta workshop para guru TK di Bengkulu, yang jumlahnya mencapai 150 orang,” ungkapnya.

Richard berharap, dengan workhsop yang diberikan para guru bisa menularkan ilmunya kepada anak didiknya. Ia juga menegaskan, pelaksanaan workshop juga untuk mengenalkan produk-produk baru dari PT Faber Castell, yaitu Magic Art.

Produk berupa spidol warna, diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri anak, sekaligus menghibur anak-anak. Karena mampu menciptakan gambar tiga dimensi. Jika dilihat dengan alat berupa kacamata, maka dapat menciptakan trik sulap tersendiri.

Orangtua tak perlu khawatir, produk yang sudah dikenal sejak 257 tahun ini mampu mengasah menumbuhkembangkan kreatifitas anak sejak dini. Melalui tema menggali kecerdasan majemuk melalui gambar mampu memberikan pelatihan pembelajaran kreativitas bagi guru.

”Kegiatan semacam ini, dilakukan di seluruh kota provinsi se-Indonesia dan sudah berlangsung sejak 10 tahun lalu. Khusus di Januari 2018, di Sumatera dilakukan di empat daerah, yaitu Bengkulu, Jambi, Palembang, dan Bangka,” imbuhnya. (247)