Eratkan Persatuan Usai Pemilu Kapolres Gelar Silaturahmi

APRIZAL/Bengkulu EkspressKapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM bersama Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian yang diwakilkan oleh staf ahli Drs Kiman Nazardi dan Dandim 0423 Bengkulu Utara Letkol Arh Ari Trisenta Nursanto, Ketua KPU Bengkulu Utara Roges Mawansyah SE ME, Ketua Bawaslu Bengkulu Utara Titin Sumarni beserta tokoh masyarakat foto bersama dalam acara silaturahmi, kemarin.

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Kapolres Bengkulu Utara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ariefaldi Warganegara SH SIK MM menggelar silaturahmi dengan mengundang para perwakilan partai politik, tokoh masyarakat serta semua komponen stakeholder terkait di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupatem BU. Hal ini guna mempererat kembali rasa persatuan pasca Pemilu.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang aula Amarta Mapolres Bengkulu Utara, kemarin (2/5), yang dihadiri Bupati Bengkulu Utara Ir H Mian yang diwakilkan oleh Staf Ahli Drs Kiman Nazardi dan Dandim 0423 Bengkulu Utara Letkol Arh Ari Trisenta Nursanto.  Ketika ditemui awak Kapolres mengatakan, silaturahmi ini merupakan suatu sikap dalam menyatukan dan mengukuhkan kembali hubungan silaturahmi yang sempat terpecah belah, agar dapat dipersatukan kembali, dan mempererat lagi rasa persatuan dan kekeluargaan setelah dilaksanakannya pemilu 2019. “Ya kegiatan silahturahmi ini untuk mempererat lagi rasa persatuan dan rasa kekeluargaan kita,” kata Ariefaldi.

Kapolres menambahkan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan jangan sampai ada lagi hal-hal yang bersifat provokatif. Tunggu saja hasil Pemilu dan beri apresiasi kepada penyelenggara pemilu, jangan sampai terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang berusaha membuat pelaksanaan pemilu ini menjadi tidak nyaman.



“Kita harus tunggu hasil pemilu, dan memberikan apresiasi terhadap penyelenggara pemilu yang ada, jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak tertentu yang ingin membuat pelaksanaan pemilu menjadi tidak aman,” terangnya.

Ariefaldi berharap dengan adanya kegiatan ini, bersama-sama untuk berkomitmen teguh menjaga situasi demi kesatuan dan persatuan negara. Serta mengimbau agar masyarakat tidak menerima langsung berita hoax dan ujaran kebencian tanpa adanya sumber yang dapat dipercaya. Serta bisa saling bersabar tanpa harus saling klaim dan menunggu hasil perhitungan dari KPU. “Kami menghendaki ini tetap tenang dan damai,” harapnya.

Selain itu, beberapa tokoh masyarakat seperti Ketua MUI Bengkulu Utara, Jaya Rachmat SE, dan Penasehat Hukum MUI dan NU, Ustadz H Damami Abdul Majid, AM SH memberikan apresiasi terhadap penyelenggara pemilu 2019 di Bengkulu Utara, serta pihak-pihak terkait yang ikut berperan dalam menciptakan kondisi pemilu yang aman dan damai, yaitu tak lepas dari sinergitas para TNI-Polri.

“Tahap pencoblosan telah berakhir, dan rekapitulasi penghitungan surat suara sedang berlangsung di tingkat kabupaten/kota dengan sangat transparan, jujur dan adil serta demokratis, diharapkan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi sampai ada penghitungan akhir dari KPU pusat,” sampainya.

Sementara itu, Ketua KPU Bengkulu Utara Roges Mawansyah SE ME menyampaikan sebagai pihak penyelenggara pihaknya akan mengumumkan hasil penghitungan suara dan masyarakat untuk terus memantau proses penghitungan suara dan mengetahui hasil penghitungan suara dan pihaknya akan bekerja secara profesional agar pemilu jujur dan adil bisa dirasakan. “Ya kita sebagai pihak penyelenggara bekerja secara profesional agar pemilu jujur dan adil bisa dirasakan,” tukasnya.(127)