Enam Perwira Polres Diperiksa

CURUP, BE – Peristiwa bentrok yang terjadi antara warga dan polisi di Kecamatan Binduriang Minggu (17/6) berbuntut panjang. Setidaknya 6 perwira di jajaran Polres Rejang Lebong harus menjalani pemeriksaan Propam Mabes Polri dan Irwasum Mabes Polri. Data sementara petinggi polisi yang menjalani pemeriksaan diantaranya Wakapolres Kompol Andi Hermawan, Kabag Ops Kompol Syarif Hidayat, Kasat Narkoba Iptu Darwin Tambulon, Kasat Sabara AKP Muh Haiman, Kasat Intel AKP Tekat Parmo dan Plh Kasat Reskrim Iptu Bayu Putra Samara. Informasi dihimpun koran ini, tim Propam dan Irwasum Mabes Polri saat ini masih berada di Polda Bengkulu. Kabag Ops Kompol Syarif Hidayat ditemui wartawan membenarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap dirinya dan sejumlah pertinggi polres RL lainnya. “Kebetulan yang memimpin operasi saat itu saya, jelas ada pemeriksaan terhadap diri saya,” tuturnya. Pemeriksaan tersebut terkait kronologis peristiwa bentrok antara warga dan aparat pada saat terjadi tragedi bentrok. Jelas akan mendapatkan sanksi disiplin dari kesatuan. “Saya ditanya seputaran kronologis kejadian bentrok, begitu juga terkait tewasnya salah satu dari warga, dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Selain perwira Polres RL, seluruh anggota Polres Rejang lebong yang ikut dalam operasi tersebut juga saat ini menjalani pemeriksaan oleh Bid propam Polda Bengkulu. Setidaknya, jumlah anggota Polres yang ikut dalam operasi hingga menyebabkan bentrok tersebut sebanyak 87 anggota gabungan dibantu dengan anggota Brimob Detasemen A Curup sebanyak 31 Anggota.

Kerugian Material
Paska bentrokan, cukup banyak kerugian materil yang terjadi. Tidak hanya korban jiwa dan luka-luka yang dialami warga dan anggota polres dan brimob, dari polisi setidaknya harus menderita kerugian ratusan jutaa rupiah. Bberapa kendaraan operasional Polres, Brimob serta mobil pribadi anggota polisi mengalami kerusakan dan dibakar. Diantaranya satu unit kendaraan milik Dalmas polres Rejang lebong yang hangus terbakar, satu unit truk operasi milik Polres, I Unit truk milik Brimob rusak parah, 1 unit kendaraan operasional milik lalu lintas jenis ranger, 1 Unit paroli polres jenis Ranger, 1 unit kendaraan patroli Sabar jenis Kuda, kendaraan patroli P3D Polres jenis Peroza, Pick-up Ranger, Toyota Avanza, kendaraan operasional Polsek PUT dan Sindang kelingi serta gedung Pospol di Taba Padang. Selian polisi, warga yang tidak bersalah juga harus mengalami dampak kerugian, seperti mobil milik keluarga TNI jenis Kijang Super dengan nopol BD 1690 GZ, mobil fuso pengakut karet yang harus terbakar, bersama 15 ton karet serta mesin mobil hilang. Dilanjutkan mobil pribadi jenis grand livina, avanza biru, dan mobil travel milik ratu intan yang rusak. (999)